GORONTALOPOST- Di balik pesonanya yang memikat, Danau Tondano di Sulawesi Utara ternyata menyimpan cerita kuno yang menarik.
Menurut cerita turun temurun, sebelum menjadi danau luas yang kita kenal saat ini, daerah ini adalah rumah bagi dua kelompok masyarakat yang dipimpin oleh pemimpin yang disebut Tonaas.
Kisah dimulai dengan Marimbaouw, putri Tonaas Utara yang dihadapkan pada tantangan besar sebagai satu-satunya pewaris takhta. Ayahnya meminta agar Marimbaouw hidup dan berpakaian seperti pria, serta bersumpah untuk tidak menikah agar takhta dapat diturunkan kepadanya.
Namun, takdir membawanya bertemu dengan Maharimbouw, putra Tonaas Selatan, dan keduanya jatuh cinta dan menjalin hubungan secara diam-diam.
Meskipun pihak Marimbaouw menolak pinangan Maharimbouw karena ingin menjaga pewaris wilayahnya, cinta mereka tak terbendung.
Walaupun telah bersumpah kepada ayah dan kepada rakyatnya, pada akhirnya keduanya menikah tetapi pernikahan itu memicu kemarahan alam yang membanjiri daerah sekitarnya dan menciptakan danau luas yang kita kenal hari ini sebagai Danau Tondano.
Selain legenda ini, penelitian ilmiah mengungkap bahwa letusan besar Gunung Kaweng dan aktivitas tektonik memainkan peran penting dalam pembentukan danau yang memukau ini.(Pika)
Editor : Priska Watung