Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Cerita Tersembunyi Patung Dewi Kencana, yang Mengalami Penolakan Masyarakat

Priska Watung • Kamis, 25 April 2024 | 13:31 WIB
Patung Dewi Kencana, Wisata Pakis Hills, Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Cisarua.
Patung Dewi Kencana, Wisata Pakis Hills, Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Cisarua.

GORONTALOPOST- Patung Dewi Kencana yang baru didirikan di Wisata Pakis Hills, Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Cisarua, menuai penolakan dari sebagian tokoh masyarakat setempat.

Alasan di balik penolakan tersebut adalah pandangan bahwa patung itu tidak selaras dengan nilai-nilai kebudayaan dan kearifan lokal, terutama di kawasan Puncak, Bogor.

Beberapa tokoh masyarakat merasa bahwa patung tersebut tidak menggambarkan warisan budaya dan tradisi yang kental di daerah tersebut.

Kehidupan masa lampau dari sosok dibalik patung Dewi Kencana ini ialah Gusti Ratu Ayu Kencana Wungu memiliki nama asli Dyah Suhita.

Menurut buku Girīndrawarddhana, beberapa Masalah Majapahit Akhir (1978) Dyah Suhita, diyakini sebagai anak dari Bhre Wirabhumi, yang merupakan keturunan dari Prabu Hayam Wuruk, raja yang mengangkat Majapahit ke masa keemasannya.

Namun, perbedaan penafsiran muncul dari Kitab Pararaton, yang menyebutkan Dyah Suhita sebagai cucu Bhre Wirabumi, atau cicit dari Hayam Wuruk.

Tafsiran lainnya juga muncul dari Slamet Muljana dalam Runtuhnya Kerajaan Hindu-Jawa dan Timbulnya Negara-negara Islam di Nusantara (2005), menunjukkan bahwa Dyah Suhita sebenarnya adalah anak dari Wikramawardhana dan Kusumawardhani.

Wikramawardhana, keponakan dan menantu Hayam Wuruk, juga menjadi Raja Majapahit setelah Hayam Wuruk, dan memiliki konflik dengan Bhre Wirabumi atas perebutan tahta.

Selain itu, Dyah Suhita, yang kemudian dikenal sebagai Gusti Ratu Ayu Kencana Wungu, diyakini menjadi raja perempuan kedua dan terakhir dalam sejarah Kerajaan Majapahit.

Editor : Priska Watung
#Sejarah #Gusti Ratu Ayu Kencana Wungu #Patung Dewi Kencana #cisarua #wisata puncak bogor #legenda #VIRAL #majapahit #hayam wuruk #bogor #hindu