Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

BRI Journalism 360: Bincang Bisnis Era Digital, Promedia Ajak Mahasiswa Berani Jadi Pengusaha Media

Azis Manansang • Rabu, 30 Oktober 2024 | 19:29 WIB

 

Promedia Teknologi Indonesia (PTI) bersama Bank BRI, sukses menggelar acara bertajuk ‘BRI Journalism 360. (F:Pro)
Promedia Teknologi Indonesia (PTI) bersama Bank BRI, sukses menggelar acara bertajuk ‘BRI Journalism 360. (F:Pro)

Gorontalopost JAKARTA - Promedia Teknologi Indonesia (PTI) bersama Bank BRI, sukses menggelar acara bertajuk ‘BRI Journalism 360: Jurnalisme Berkualitas dan Berkelanjutan’ di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada 23-24 Oktober 2024.

Acara BRI Journalism 360 yang turut didukung oleh Pertamina, Bank BJB, Advernative, Props dan MGID ini adalah salah satu rangkaian acara roadshow yang rencananya akan digelar di 6 Kota di Indonesia.

Baca Juga: Inovasi Teknologi dalam Mesin Pembuat Es Krim Modern: Menuju Produksi yang Lebih Efisien dan Berkualitas

Setelah sukses digelar di Kota Semarang, event BRI Journalism ini akan digelar di 5 kota lainnya, yakni Palembang, Bandar Lampung, Pekanbaru, Makassar, dan Samarinda guna menyapa para mahasiswa, jurnalis, dan pengusaha media di sana.

Di hari pertama BRI Journalism 360 di Kota Semarang, Promedia mengunjungi kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (FISIP UNDIP) dan menggelar acara Content Creator Laboratorium (CoreLab) pada Rabu, 23 Oktober 2024.

Di acara CoreLab ini, BRI Journalism 360 mengajak ratusan mahasiswa FISIP UNDIP untuk berdiskusi tentang profesi content creator, sebuah pekerjaan yang kian menjamur di era digital saat ini.

Di hari kedua, BRI Journalism 360 menggelar acara diskusi langsung dengan para pelaku media pada Kamis, 24 Oktober 2024 di Hotel Aston, Semarang.

Baca Juga: Teknologi Stop Kontak Modern, Lebih dari Sekadar Penghubung Listrik!

Di acara ini, Promedia mengundang para jurnalis dan pengusaha media, baik media online, radio, TV terrestrial, hingga homeless media.

Lantas, bagaimana keseruan event BRI Journalism 360 yang digelar Promedia di Kota Semarang ? Berikut ini ulasan selengkapnya:

 Content Creator Laboratorium (Corelab)

Promedia bersama Bank BRI menggelar acara ‘Content Creator Laboratorium (Corelab)’ di kampus FISIP Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu, 23 Oktober 2024.

Diskusi bertajuk CoreLab bersama mahasiswa FISIP UNDIP ini adalah satu dari dua kegiatan BRI Journalism 360 yang digelar di Kota Semarang.

Dalam diskusi yang dihadiri lebih dari 200 mahasiswa UNDIP ini, CEO Promedia Agus Sulistriyono mengungkap banyak jalan menjadi seorang pebisnis, misalnya dengan menjadi pengusaha kuliner, craft (kerajinan), dan usaha mainstream lainnya.

Namun menurutnya, ada satu lini bisnis yang masih jarang dilirik anak muda, yakni pengusaha media.

Baca Juga: Keluar dari Kemiskinan, Gorontalo Butuh Pemimpin Inovatif Tonny Marten Solusinya

Agus mengatakan, kebiasaan membuat konten di era digital yang suka dilakukan anak-anak muda dapat menjadi jalan bagi seseorang untuk memulai bisnis media dan menjadi mandiri secara ekonomi.

Terkait hal itu, Agus mengungkapkan Promedia mempunyai banyak program yang dapat membantu para content creator untuk mendapatkan penghasilan.

"Bagi yang sudah berpengalaman, bisa menjadi mitra kami sebagai mediapreneur, pengusaha media," ujar CEO Promedia ini.

Lebih lanjut, Agus mengungkap adanya program contentpreneur bagi individu yang memiliki bakat atau keahlian dalam membuat konten.

Lantas, bagaimana cara creator content mendapatkan pendapatan yang tinggi?

CEO Promedia itu menerangkan, kolaborasi atau kerja sama yang tepat akan membuat para kreator konten mendapatkan pendapatan yang menguntungkan secara ekonomi.

Pernyataan itu juga semakin meyakinkan para peserta Corelab di Kampus FISIP UNDIP, bahwa Promedia memiliki ekosistem media online terbesar di Indonesia.

 Mediaprenuertalks BRI Journalism 360

Selanjutnya, acara BRI Journalism 360 berlanjut di hari berikutnya lewat diskusi bertajuk ‘Mediapreneurtalks: Jurnalisme Berkualitas dan Berkelanjutan’ di Hotel Aston, Semarang, Jawa Tengah, tepatnya pada Kamis, 24 Oktober 2024.

Lewat diskusi ini, BRI Journalism 360 mengajak para jurnalis dan pengusaha media di Kota Semarang dan sekitarnya untuk berdiskusi menambah pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan tantangan jurnalisme di era digital.

Ada empat topik utama yang dibahas di diskusi Mediapreneurtalks ini, mulai dari lanskap dan model bisnis media berkelanjutan, tren iklan digital di Indonesia, perubahan algoritma Google, hingga seputar Publisher Right dan pengaruhnya ke bisnis media di Indonesia.

Baca Juga: Pjs Bupati Bonebol Lantik Reflin Buata Pj Sekda Gantikan Asnan Nadjamudin

Untuk membahas empat topik besar itu, BRI Journalism 360 menghadirkan empat narasumber khusus, yakni CEO Promedia Agus Sulistriyono, Koordinator Bidang Pelatihan dan Program Jurnalisme Berkualitas Publisher Rights Fransiskus Surdiasis, CEO Props Ilona Juwita, dan GM Media Network Promedia, Agil Hari Santoso.

Dalam kesempatan yang sama, masing-masing pembicara memaparkan gagasan serta pengalamannya terkait topik-topik tersebut

Agus Sulistriyono misalnya.

Sebagai CEO Promedia yang setiap hari selalu menjalin komunikasi dengan beragam pebisnis media, Agus meyakini bahwa bisnis informasi tidak akan pernah mati, namun hanya mediumnya yang akan berganti seiring dengan zaman.

“Saya punya keyakinan bahwa bisnis informasi tidak akan pernah mati. Tapi medium akan silih berganti. Bangun brand media kita dengan konten berkualitas agar bisnis bisa berkelanjutan. Apapun mediumnya,” ujar Agus.

Mendukung pernyataan tersebut, CEO Props Ilona Juwita mengajak para pelaku media untuk tetap menjaga kualitas konten di medianya.

Ia menyebut, iklan digital ke depan tidak akan hanya sekedar visual namun juga dapat dioptimalkan sesuai dengan karakter konten.

Baca Juga: Cabup Amran Mustapa Makan Melantai, Warga Kagum, Sebut Sosok Merakyat

“Iklan itu sekarang gak cuma visual, tapi isinya pesan. Kadang orang buka artikel bola, iklannya soal badminton. Gak masuk ke pembaca meskipun kelihatan. Jadi sekarang kita optimalkan iklan sesuai dengan karakter konten”, tegas Ilona.

Tema jurnalisme berkelanjutan kemudian dipertegas oleh Koordinator Bidang Pelatihan dan Program Jurnalisme Berkualitas Publisher Rights Fransiskus Surdiasis.

Bercerita di hadapan pelaku media di Kota Semarang, Fransiskus meyakini tugas tim Publisher Right dalam menjembatani kerja sama antara perusahaan media di Indonesia dan platform digital seperti Meta, Alphabet, hingga TikTok, dapat mendukung cita-cita jurnalisme berkelanjutan.

Semangat yang sama juga diteruskan oleh narasumber terakhir, Agil Hari Santoso. Sebagai GM Promedia, Agil menjelaskan terkait pengaruh perubahan algoritma yang dilakukan oleh platform digital seperti Google dan bagaimana hal itu dirasakan oleh banyak pengelola media di Indonesia.

"Sebagai platform search engine dengan market share terbesar di dunia, perubahan algoritma yang dilakukan Google pasti memiliki pengaruh ke seluruh website, termasuk ke media online,” kata Agil.(*adv)

Editor : Azis Manansang
#MAHASISWA #Promedia #BRI #bisnis era digital #Journalism Awards