GORONTALOPOST- Pemerintahan Prabowo Subianto telah resmi menetapkan cengkih dan kelapa sebagai bagian dari komoditas strategis nasional dalam upaya meningkatkan sektor ekspor dan pendapatan negara.
Keputusan ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi melalui hilirisasi pertanian yang lebih efektif.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyampaikan bahwa kementeriannya akan mempercepat proses hilirisasi atau pengolahan lebih lanjut dari keenam komoditas tersebut. “Dengan hilirisasi, kita dapat meningkatkan nilai tambah produk hingga 20 kali lipat,” ujar Amran.
Langkah ini menjadi strategi besar untuk memperkuat ketahanan ekonomi negara di tengah ketatnya persaingan global. Pemerintah yakin bahwa dengan hilirisasi, produk pertanian Indonesia akan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar internasional.
Upaya ini juga diharapkan dapat membuka lebih banyak lapangan kerja dan memberdayakan petani lokal melalui industri pengolahan yang tersebar di berbagai daerah.
Editor : Priska Watung