GORONTALOPOST - Perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) semakin dekat, dan arus mudik diperkirakan akan meningkat signifikan.
Menyambut momen tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan berbagai persiapan guna memastikan kelancaran perjalanan bagi masyarakat.
Pada 20 November 2024, Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti, mengunjungi Command Center Jasa Marga Tollroad Operation di Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat untuk memantau kesiapan sektor infrastruktur jelang Nataru.
Diana menjelaskan bahwa kunjungannya ini bertujuan untuk memeriksa sejauh mana persiapan berbagai pihak dalam menghadapi arus mudik, termasuk Jasa Marga dan Balai Jalan.
Setelah melakukan pengecekan langsung, dia menyatakan bahwa persiapan yang dilakukan sudah cukup baik dan siap menghadapi lonjakan volume kendaraan.
"Saya sudah cek kesiapannya jelang Nataru, sudah proper," ujarnya.
Prediksi Puncak Arus Mudik
Berdasarkan analisis dari Jasa Marga, puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada 21 Desember 2024.
Kepadatan lalu lintas diperkirakan akan berlangsung sejak tanggal tersebut hingga 4 Januari 2025.
Untuk mengantisipasi hal ini, perbaikan dan peningkatan kapasitas jalan sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum puncak arus mudik tiba.
Diana berharap upaya tersebut dapat mengurangi tingkat kemacetan selama periode Nataru.
"Sejak jauh-jauh hari sudah dilakukan perbaikan dan peningkatan kapasitas jalan," tambahnya.
Dengan persiapan ini, diharapkan arus mudik dapat berjalan lebih lancar dan mengurangi potensi kemacetan yang sering terjadi pada momen-momen besar seperti Natal dan Tahun Baru.
Pentingnya koordinasi antara berbagai pihak juga disampaikan oleh Diana. Jasa Marga dan Balai Jalan diharapkan bisa bekerja sama dengan Korlantas Polri untuk mengantisipasi potensi kemacetan di titik-titik rawan.
"Perlu kerjasama semuanya," ungkap Diana, menekankan bahwa kelancaran arus mudik membutuhkan sinergi antara sektor transportasi, kepolisian, dan instansi terkait lainnya.
Peningkatan Arus Mudik Diperkirakan Meningkat 17,9%
Jasa Marga juga memprediksi bahwa volume arus mudik pada Nataru kali ini akan mengalami peningkatan sekitar 17,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal ini menjadi perhatian khusus bagi semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan arus lalu lintas.
"Sehingga tidak menimbulkan hal tidak diinginkan," kata Diana, mengingat peningkatan arus mudik yang cukup signifikan berpotensi menambah tantangan dalam menjaga kelancaran lalu lintas.
Tantangan Nataru dan Lebaran yang Berdekatan
Selain persiapan menghadapi Nataru, tantangan lain yang dihadapi adalah dekatnya perayaan Natal dan Tahun Baru dengan libur Idul Fitri.
Diperkirakan Lebaran 2025 akan jatuh pada akhir Maret, yang berarti kedua momen besar ini akan terjadi dalam waktu yang relatif berdekatan.
"Sangat dekat dan perlu langkah-langkah agar bisa lancar," jelas Diana, yang menekankan perlunya strategi untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama dua periode mudik besar tersebut.
Sebagai bagian dari persiapan jangka panjang, Jasa Marga melakukan berbagai perbaikan dan peningkatan kapasitas jalan yang akan digunakan tidak hanya untuk arus mudik Nataru, tetapi juga untuk mendukung kelancaran perjalanan pada saat Lebaran 2025.
Diana menegaskan, "Ini menjadi perhatian utama kita," mengingat tantangan besar yang dihadapi dalam menjaga kelancaran transportasi selama periode libur panjang. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey