Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Siapa Bisa Temukan Harun Masiku? Maruarar Sirait Siap Berikan Rp 8 Miliar!

Tina Mamangkey • Rabu, 27 November 2024 | 18:36 WIB
Poitisi Harun Masiku yang hingga kini masih jadi buronan KPK (Istimewa)
Poitisi Harun Masiku yang hingga kini masih jadi buronan KPK (Istimewa)

GORONTALOPOST - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, yang akrab disapa Ara, baru-baru ini membuat pernyataan mengejutkan.

Ia mengungkapkan akan memberikan hadiah senilai Rp 8 miliar kepada siapa saja yang berhasil menemukan Harun Masiku, buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Keputusan Ara ini menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan partisipasi publik dalam memberantas korupsi di Indonesia.
Mengapa Harun Masiku?

Harun Masiku, mantan caleg PDIP, telah menjadi buronan KPK selama beberapa waktu.

Ia terlibat dalam kasus suap terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR, dan statusnya sebagai tersangka sudah berjalan cukup lama.

Namun, hingga kini, keberadaan Harun Masiku masih misterius dan belum ada perkembangan signifikan dalam kasus tersebut.

Hal ini yang memicu keprihatinan Maruarar Sirait, yang merasa bahwa kasus ini melibatkan pihak-pihak besar.

Ara menyatakan, "Kita kan partisipasi publik. Kita kan berharap negara ini tidak ada (yang) kebal hukum.

Masa ada orang yang sudah bertahun-tahun tersangka, kok bisa bebas berkeliaran?" Pernyataan ini menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah untuk memastikan tidak ada orang yang kebal hukum di Indonesia, khususnya mereka yang terlibat dalam tindak pidana korupsi.

Sebagai seorang warga negara yang diberkati dengan rezeki, Maruarar Sirait merasa terpanggil untuk berperan aktif dalam pengungkapan kasus ini. "Menurut saya pasti ini kan melibatkan kasus besar, melibatkan orang besar. Ya, kita partisipasi dong. Sebagai warga negara, saya diberkati sama Tuhan, saya ada rezeki," ungkap Ara.

Ia menjelaskan, bahwa selama ini tidak ada perkembangan yang signifikan terkait kasus Harun Masiku, dan hal tersebut mendorongnya untuk memberikan inisiatif pribadi sebagai bentuk dukungan untuk mempercepat proses penuntasan kasus tersebut.

"Saya mengambil inisiatif sebagai pribadi boleh dong, untuk memberikan semangat kepada masyarakat. Dan saya dapat respons positif. Jadi, banyak yang semangat untuk bisa memberikan informasi, mencari Harun Masiku," jelasnya lebih lanjut.

Ara berharap dengan tawaran hadiah ini, masyarakat akan lebih terdorong untuk membantu aparat penegak hukum dalam mencari dan menangkap Harun Masiku, sehingga tidak ada yang kebal hukum di Indonesia.

Maruarar juga menyatakan bahwa negara ini tidak boleh kalah dengan para koruptor.

Ia menekankan pentingnya menjaga integritas hukum demi kebaikan bangsa. "Kita pengen negara ini tidak kalah dengan koruptor. Orang tanah koruptor saja kita jadikan rumah buat rakyat. Jadi nggak boleh ada orang yang kebal hukum di negara ini," tegas Ara.

Sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran publik, Ara percaya bahwa pemberian hadiah ini dapat menjadi langkah positif untuk menegakkan keadilan. "Orang itu kok hebat sekali sih? Berapa tahun nggak ketemu, nggak ada jejaknya.

Nah dengan sekarang kan isu ini terbuka lagi, hangat lagi…. Apa salahnya saya memberikan itu? Kan partisipasi publik, orang uang pribadi kok," kata Ara.

Sebelumnya, sebuah video yang beredar di media sosial menampilkan Maruarar Sirait yang berbicara tentang buku berjudul Politik Itu Suci yang ditulis oleh ayahnya, Sabam Sirait.

Dalam video tersebut, Ara mengungkapkan bahwa hingga saat ini ia belum menerima buku tersebut dari Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP.

"Bukunya Politik Itu Suci belum saya terima. Tolong ya kita terima dari Mas Hasto dan pasti saya senang sekali kalau dapat itu dan membuat saya tambah semangat," ujar Ara.

Selain itu, dalam video yang sama, Ara juga menegaskan komitmennya untuk membantu menangkap Harun Masiku. "Harun Masiku itu siapa sih? Kok bertahun-tahun enggak bisa ditangkap ya. Saya akan kasih bonus bagi yang bisa menangkap Harun Masiku Rp 8 miliar uang pribadi saya ya, supaya semangat, supaya di negara ini tidak ada yang kebal hukum.

Dan saya gunakan berkat dari Tuhan itu untuk memberantas korupsi yang ada di Indonesia," ungkap Ara.

Maruarar juga mengajak Hasto Kristiyanto, yang turut terlibat dalam video tersebut, untuk bersama-sama mencari Harun Masiku.

"Ayo Mas Hasto kita cari Harun Masiku sama-sama supaya jelas terang benderang," ajak Ara, menunjukkan tekadnya untuk turut serta dalam upaya pemberantasan korupsi.

Dengan langkah ini, Maruarar Sirait berharap dapat menginspirasi masyarakat Indonesia untuk lebih aktif dalam mendukung upaya penegakan hukum, serta mengingatkan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum, apalagi mereka yang terlibat dalam korupsi. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#hadiah #tawaran #Harun Masiku #maruarar sirait #KPK