Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Ridwan Kamil Akui Pilkada Jakarta Berbeda Setelah Kalah Hasil Quick Count dari Pramono-Rano

Tina Mamangkey • Rabu, 27 November 2024 | 18:46 WIB
Pasangan Ridwan Kamil (RK)-Suswono (RIDO). (Tazkia Royyan/JawaPos.com)
Pasangan Ridwan Kamil (RK)-Suswono (RIDO). (Tazkia Royyan/JawaPos.com)

GORONTALOPOST - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK), mengungkapkan pengalamannya dalam Pilkada Jakarta 2024 yang ia nilai berbeda dengan dua Pilkada lainnya yang pernah ia jalani, yakni Pilkada Kota Bandung dan Pilkada Jawa Barat.

Pernyataan ini disampaikan Ridwan Kamil usai melihat hasil quick count yang menunjukkan pasangan Pramono Anung-Rano Karno unggul dalam perolehan suara, dengan angka yang memungkinkan kemenangan mereka di putaran pertama.

Ridwan Kamil mengakui bahwa meskipun ia sempat unggul dalam elektabilitas di awal pencalonannya, situasi di Pilkada Jakarta jauh berbeda dari dua pilkada sebelumnya.

"Kalau saya perbandingkan dengan dua pilkada yang pernah saya lalui, kami lalui, itu memang parameter-parameternya ternyata jauh berbeda ya," ujar Ridwan Kamil dengan jujur saat berbicara kepada wartawan pada Rabu, 27 November 2024.

Salah satu faktor yang menurut Ridwan Kamil berkontribusi pada penurunan elektabilitasnya adalah kompleksitas politik yang tidak bisa dijelaskan dengan mudah.

"Ya evaluasinya terlalu banyak ya. Politik itu bukan matematik ya, ada banyak faktor yang tidak bisa saya sampaikan secara mudah dalam doorstop ini," ujarnya.

Walaupun hasil quick count belum final, Ridwan Kamil menegaskan bahwa evaluasi terhadap hasil ini masih akan dilakukan lebih lanjut.

"Tapi poinnya hasil evaluasi, hasil hitung cepat ini justru baru mau akan dievaluasikan, mau baru akan dibahas.

Sehingga saya belum punya jawaban pasti dimensi-dimensinya seperti apa karena terlalu kompleks," tambahnya.

Sampai pukul 17.33 WIB, berdasarkan hasil quick count dari beberapa lembaga survei, pasangan Pramono Anung-Rano Karno tampil unggul.

Survei Charta Politika mencatat pasangan ini meraih 50,04 persen suara, sementara pasangan Ridwan Kamil-Suswono memperoleh 39,35 persen, dan pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana berada di angka 10,61 persen.

Survei Indikator juga menunjukkan hasil serupa, dengan pasangan Pramono-Rano memperoleh 49,78 persen suara, sedangkan Ridwan Kamil-Suswono memperoleh 39,61 persen dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana mendapat 10,61 persen.

Lembaga Survei Indonesia juga mencatatkan angka yang hampir sama, yakni 50,11 persen untuk pasangan Pramono-Rano, 39,28 persen untuk Ridwan Kamil-Suswono, dan 10,62 persen untuk Dharma Pongrekun-Kun Wardana.

Meskipun kalah dalam perolehan suara sementara, Ridwan Kamil tetap menyatakan bahwa banyak faktor yang harus dipelajari dan dianalisis lebih dalam.

Ia menekankan pentingnya evaluasi lebih lanjut untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi dalam Pilkada Jakarta kali ini. (*/jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#hasil quick count #ridwan kamil #pilkada jakarta