Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Krisdayanti Tumbang di Kota Batu, Kalah dalam Pilkada Kampung Halamannya

Tina Mamangkey • Kamis, 28 November 2024 | 11:59 WIB
Krisdayanti Tumbang di Kampung Halaman
Krisdayanti Tumbang di Kampung Halaman

GORONTALOPOST - Penyanyi Krisdayanti, yang sebelumnya diprediksi akan mampu meraih suara besar, harus menghadapi kenyataan pahit dalam Pilkada Kota Batu 2024.

Meskipun kampung halaman Kota Batu adalah tempat kelahirannya, Krisdayanti yang berpasangan dengan Kresna Dewanata, justru harus menerima kekalahan telak.

Pasangan ini memperoleh suara paling kecil dibandingkan dengan dua pasangan calon lainnya.

Berdasarkan hasil perhitungan cepat (quick count), Krisdayanti bersama Kresna Dewanata hanya berhasil meraih sekitar 19,39 persen suara.

Angka ini menempatkan mereka pada posisi terbawah dalam kontestasi Pilkada Kota Batu 2024.

Dengan perolehan suara yang sangat kecil tersebut, peluang Krisdayanti untuk menjadi kepala daerah di Kota Batu semakin tipis.

Kekalahan ini tentunya menjadi pukulan berat bagi mantan istri Anang Hermansyah, yang memiliki basis massa di kalangan penggemarnya.

Sementara itu, perolehan suara terbesar diraih oleh pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Batu, Nurochman-Heli Suyanto, yang memperoleh suara sebesar 50,93 persen.

Dengan perolehan tersebut, pasangan ini berhasil mengalahkan dua pasangan calon lainnya dengan selisih yang cukup jauh.

Di posisi kedua, pasangan Firhando Gumelar-H. Rudi mendapatkan sekitar 29,68 persen suara.

Angka ini menunjukkan adanya persaingan ketat antara pasangan Nurochman-Heli Suyanto dan Firhando Gumelar-H. Rudi, meskipun pasangan Nurochman-Heli Suyanto unggul cukup jauh.

Dalam sebuah video yang diunggah di Instagram Story-nya, Krisdayanti dengan bijaksana mengakui kekalahannya.

Ia menyampaikan bahwa kalah dan menang merupakan hal yang wajar dalam sebuah kompetisi politik. "Memang kami mengakui keunggulan dari paslon nomor urut 1.

Namanya kompetisi ya, kita juga tahu dinamika politik. 87 hari kita kampanye rasa-rasanya kurang meyakinkan banyak warga tentang visi misi kita," ujar Krisdayanti dalam video tersebut.

Krisdayanti pun tidak ragu untuk memberikan pesan positif, meskipun dirinya gagal memenangkan Pilkada.

Ia berharap pasangan calon yang terpilih dapat menjaga persatuan dan keharmonisan di Kota Batu. "Saya titipkan pemilih yang memberikan suaranya kepada kami untuk juga dirangkul," tambahnya.

Krisdayanti menegaskan bahwa ke depan, siapa pun yang memimpin Kota Batu harus senantiasa menjaga kedamaian dan merangkul semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. (*)

 

Editor : Tina Mamangkey
#Pilkada #krisdayanti #kota batu #kalah