Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Baniang dan Salu: Simbol Identitas dan Kebanggaan Suku Bolaang Mongondow

Priska Watung • Selasa, 10 Desember 2024 | 13:17 WIB
ilustrasi menggunakan pakaian adat baniang
ilustrasi menggunakan pakaian adat baniang

GORONTALOPOST - Suku Bolaang Mongondow merupakan salah satu suku etnis yang berasal dari provinsi Sulawesi Utara. Suku ini memiliki sejarah panjang dan kebudayaan yang kaya, yang dulunya merupakan bagian dari kerajaan Bolaang Mongondow. Kebudayaan suku Bolaang Mongondow dikenal memiliki kemajuan dibandingkan suku lainnya di Sulawesi Utara. Salah satu aspek yang menonjol dari kebudayaan suku ini adalah keberagaman pakaian adat yang memiliki makna dan fungsi khusus dalam kehidupan sehari-hari serta acara adat mereka.

Untuk pakaian sehari-hari, masyarakat suku Bolaang Mongondow menggunakan serat alami bernama lanut, yang diperoleh dari kulit kayu atau pelepah nanas. Serat lanut kemudian ditenun menjadi kain yang dipakai untuk pakaian sehari-hari. Namun, seiring perkembangan zaman, penggunaan pakaian tradisional berbahan lanut semakin jarang terlihat. Sebagian besar masyarakat saat ini lebih memilih pakaian modern yang mengikuti tren kekinian, meskipun nilai tradisional masih tetap dihargai dalam kehidupan mereka.

Sementara itu, untuk acara adat dan upacara tradisional, masyarakat Bolaang Mongondow menggunakan pakaian khusus yang memiliki makna simbolis. Para pria mengenakan pakaian bernama “Baniang”, yang terdiri dari destar (ikat kepala) dan pomerus (ikat pinggang). Sementara itu, wanita mengenakan pakaian “Salu”, yang terdiri dari atasan dan bawahan berbahan kain senket pelekat, serta dihiasi dengan aksesoris emas di bagian dada bernama “hamunse”.

Pakaian adat ini bukan hanya simbol penampilan, tetapi juga mengandung makna sejarah, identitas, serta nilai-nilai budaya yang kental dalam kehidupan masyarakat suku Bolaang Mongondow. Dengan mempelajari pakaian adat ini, kita dapat memahami betapa pentingnya tradisi, kerajinan, serta keunikan yang dimiliki oleh suku ini.

Melihat pakaian adat suku Bolaang Mongondow bukan hanya sekadar tentang penampilan, tetapi juga tentang warisan budaya yang kaya akan nilai sejarah dan simbolisme. Upaya menjaga dan menghargai pakaian adat ini berarti juga melestarikan identitas serta tradisi suku Bolaang Mongondow. Dengan pengetahuan tentang kebudayaan ini, kita dapat semakin menghargai keberagaman budaya yang ada di Indonesia serta memahami pentingnya melestarikan warisan leluhur untuk generasi mendatang. (Artha)

Editor : Priska Watung
#Acara #pakaian adat #upacara #Adat #tradisi #budaya #Unik dan berani #Makna A dan T