GORONTALOPOST - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) baru-baru ini mengumumkan pemecatan terhadap 27 kadernya.
Pemecatan ini terkait dengan berbagai pelanggaran yang melibatkan pemilihan umum presiden (Pilpres) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.
Keputusan ini menyoroti sikap tegas partai terhadap para kader yang dianggap melanggar disiplin dan aturan etik internal.
17 Kader Dipecat Karena Maju Pilkada dari Partai Lain
Sebanyak 17 kader dipecat karena melanggar aturan partai, terutama karena mereka maju sebagai calon kepala daerah dalam Pilkada 2024 melalui partai lain. Beberapa nama yang dipecat berasal dari berbagai daerah:
1. Lalu Budi Suryata (Nusa Tenggara Barat)
2. Putu Agus Suradnyana (Bali)
3. Putu Alit Yandinata (Bali)
4. Muhammad Alfian Mawardi (Kalimantan Tengah)
5. Hugua (Sulawesi Tenggara)
6. Elisa Kambu (Papua Barat Daya)
7. John Wempi Wetipo (Papua Tengah)
8. Willem Wandik (Papua Tengah)
9. Suprapto (Sorong, Papua Barat Daya)
10. Gunawan H.S. (Malang, Jawa Timur)
11. Heriyus (Murung Raya, Kalimantan Tengah)
12. Ery Suandi (Karimun, Kepulauan Riau)
13. Fajarius Laia (Nias Selatan, Sumatera Utara)
14. Mada Marlince Rumaikewi (Mamberamo Raya, Papua)
15. Feri Leasiwal (Pulau Morotai, Maluku Utara)
16. Lusiany Inggilina Damar (Halmahera Barat, Maluku Utara)
17. Dorthea Gohea (Nias Selatan, Sumatera Utara)
7 Kader Dipecat Karena Tidak Mendukung Calon Pilkada PDI Perjuangan:
1. Weski Omega Simanungkalit (Tapanuli Tengah, Sumatera Utara)
2. Arimitara Halawa (Tapanuli Tengah, Sumatera Utara)
3. Camelia Neneng Susanty Sinurat (Tapanuli Tengah, Sumatera Utara)
4. Sihol Marudut Siregar (Tapanuli Tengah, Sumatera Utara)
5. Hilarius Duha (Nias Selatan, Sumatera Utara)
6. Yustina Repi (Nias Selatan, Sumatera Utara)
7. Effendi Muara Sakti Simbolon (DKI Jakarta)
Pemecatan Tokoh Utama:
1.Joko Widodo (Surakarta, Jawa Tengah) – dipecat karena menyalahgunakan kekuasaan dan mengintervensi Mahkamah Konstitusi.
2. Gibran Rakabuming Raka (Surakarta, Jawa Tengah) – dipecat karena maju sebagai calon Wakil Presiden 2024 dari partai lain.
3. Muhammad Bobby Afif Nasution (Medan, Sumatera Utara) – dipecat karena maju sebagai calon gubernur pada Pilkada 2024 dari partai lain. (antara)
Editor : Tina Mamangkey