Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Rumah Tambi: Sejarah, Arsitektur, dan Makna Simbolisnya

Priska Watung • Kamis, 19 Desember 2024 | 13:44 WIB
rumah adat tambi
rumah adat tambi

GORONTALOPOST - Rumah Tambi adalah salah satu warisan budaya yang sangat penting bagi masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya suku Pekurehua, Bada, dan Behoa. Rumah adat ini bukan hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga memiliki nilai simbolis yang mendalam bagi kehidupan masyarakat yang menghuninya. Dengan desain arsitektur yang unik dan fungsional, Rumah Tambi mencerminkan hubungan erat antara manusia dan alam serta kepercayaan spiritual yang diyakini oleh masyarakat setempat.

Secara arsitektur, Rumah Tambi adalah rumah panggung yang dibangun dengan tiang penyangga pendek, yang biasanya terbuat dari kayu bonati yang kuat dan tahan lama. Tiang-tiang ini menyangga lantai rumah yang terbuat dari papan yang disusun rapat, dengan ukuran sekitar 5 meter kali 7 meter. Rumah ini memiliki satu ruangan utama yang digunakan untuk berbagai kegiatan sehari-hari, mulai dari memasak, tidur, hingga menerima tamu. Di luar rumah utama, terdapat bangunan tambahan seperti Pointua, tempat untuk menumbuk padi, dan Buho, yang berfungsi sebagai lumbung padi dan tempat untuk menerima tamu.

Atap Rumah Tambi memiliki bentuk prisma dengan sudut kecil di bagian puncaknya, yang terbuat dari ijuk atau daun rumbia yang panjang. Selain berfungsi sebagai atap, bahan tersebut juga berfungsi sebagai dinding rumah. Uniknya, rumah Tambi harus menghadap arah utara-selatan, mengikuti aturan tradisional yang menghindari posisi menghadap matahari terbit dan terbenam.

Rumah Tambi juga memiliki simbolisme yang mendalam. Bentuk segitiga dari rumah ini melambangkan hubungan horizontal antar sesama manusia dan vertikal antara manusia dengan Tuhan. Di bagian atap atau di ruang utama rumah, sering kali ditemui tanduk kerbau yang disebut pebaula, yang menjadi simbol kekayaan dan kekuasaan dari pemilik rumah. Selain itu, terdapat ukiran bati dengan berbagai motif seperti kerbau, ayam, dan babi, yang melambangkan kesejahteraan dan kesuburan.

Secara keseluruhan, Rumah Tambi bukan hanya sebuah tempat tinggal, tetapi juga sarat dengan makna budaya dan spiritual yang membentuk identitas masyarakat Sulawesi Tengah. Rumah ini tidak hanya dijaga dan dilestarikan oleh generasi penerusnya, tetapi juga diadopsi dalam desain beberapa kantor pemerintahan sebagai simbol kebanggaan dan kekayaan budaya daerah tersebut. Dengan segala keunikan dan nilai sejarahnya, Rumah Tambi tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Sulawesi Tengah, mewariskan keindahan budaya yang terus dihormati hingga saat ini. (Artha)

Editor : Priska Watung
#Tambi #atap #rumah adat #kayu #spiritual #rumah #budaya #sulawesi tengah