Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Hillary Brigitta Lasut Ukir Sejarah, Jadi Perempuan Pertama Pimpin Federasi Tinju di Indonesia

Azis Manansang • Minggu, 3 Agustus 2025 | 23:28 WIB

hillary-brigita-lasut-saat-terpilih-sebagai-ketua-umum-pertina..(F:Ist)
hillary-brigita-lasut-saat-terpilih-sebagai-ketua-umum-pertina..(F:Ist)

Gorontalopost, JAKARTA – Sejarah baru tercipta di dunia olahraga Indonesia.

Untuk pertama kalinya, seorang perempuan memimpin organisasi tinju nasional, menandai langkah besar dalam dunia kepemimpinan olahraga.

Baca Juga: 150 Masjid di Gorontalo Dapat Internet Gratis, Dorong Digitalisasi dan Peran Generasi Muda

Adalah Hillary Brigitta Lasut, tokoh muda inspiratif yang resmi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) periode 2025–2029.

Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang digelar di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, Sabtu (2/8/2025).

Semua 33 pengurus provinsi kompak mendukung Hillary sebagai calon tunggal.

Pemilihan ini menjadikan Indonesia sebagai negara pertama yang organisasi tinjunya dipimpin oleh seorang perempuan.

Sebuah terobosan yang disebut banyak pihak sebagai langkah progresif untuk transformasi Pertina.

Hillary bukan wajah baru dalam sejarah. Sebelumnya, ia dikenal sebagai anggota DPR RI termuda, sekaligus perempuan dengan perolehan suara terbanyak secara nasional.

Baca Juga: Gelombang Panas Ekstrem di Korea Selatan, Pisang Tumbuh Liar dan Labu Matang Sendiri

Kini, dengan latar belakang politik dan kepemimpinan yang kuat, ia siap mengangkat prestasi Pertina ke level yang lebih tinggi.

Kemenangan Hillary disambut meriah oleh para peserta Munaslub. Banyak yang memuji visinya sebagai energi baru yang dibutuhkan dunia tinju Indonesia.

Salah satu inspirasinya datang dari ayah mertuanya, Letjen (Purn) Jeffry Apoly Rahawarin, mantan atlet sekaligus tokoh yang peduli pada kemajuan tinju nasional.

Tak hanya itu, Hillary juga membawa semangat dari tanah kelahirannya, Sulawesi Utara, daerah yang telah melahirkan banyak petinju berbakat seperti Adrianus Taroreh, Bonix
Saweho, dan Ilham Lahia.

Ia percaya, potensi besar ada di daerah, tinggal bagaimana memunculkannya ke permukaan.

“Saya datang membawa semangat dari kampung halaman saya.

Baca Juga: Tragis Truk Kontainer Tabrak Bentor di Kota Gorontalo, Pengemudi Tewas Usai Dilarikan ke RS

Jika Sulawesi Utara bisa cetak atlet internasional, saya yakin daerah lain juga punya potensi ‘raw talent’ yang luar biasa,” ungkap Hillary.

Dalam pidato pelantikannya, Hillary menekankan komitmennya terhadap pembinaan atlet muda, penguatan pelatih, serta struktur kompetisi yang lebih berjenjang dan profesional.

Ia ingin menjadikan Pertina sebagai organisasi modern yang terbuka, prestisius, dan adaptif terhadap teknologi serta sport science.

“Ini bukan hanya sejarah bagi saya, tapi untuk semua perempuan yang punya mimpi besar di dunia olahraga.

Pertina akan saya bawa ke era baru-bukan yang biasa-biasa saja, tetapi luar biasa,” ucapnya penuh semangat.

Hillary juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan para senior tinju demi membina bibit unggul dari akar rumput, membentuk ekosistem olahraga yang adil, terarah, dan inklusif.(JP)

Editor : Azis Manansang
#Ketua Umum #perempuaninspiratif #pertina #tinju indonesia #tokoh muda #HillaryBrigittaLasut #Transformasi #PemimpinPerempuan