Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Gorontalo Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Menkeu Purbaya Terkejut: 99 Persen Busana Muslim Indonesia Ternyata Impor dari China, Janji Perang Total Lawan Barang Ilegal

Azis Manansang • Kamis, 9 Oktober 2025 | 15:23 WIB

 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.(F:Kemenkeu)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.(F:Kemenkeu)

Gorontalopost, JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dibuat terperangah setelah mengetahui fakta mengejutkan:

hampir seluruh busana muslim yang beredar di pasar Indonesia ternyata berasal dari China.

Baca Juga: Kalah Dramatis 2-3 dari Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Erick Thohir Sebut Timnas Sudah Berjuang, Kini Saatnya Bangkit Hadapi Irak

Padahal, menurutnya, desainer lokal memiliki karya luar biasa yang mampu bersaing di panggung mode internasional.

“Saya sempat hadir di acara fashion show yang digelar Bank Indonesia, hasil karya anak bangsa itu luar biasa keren,” ujarnya di Jakarta.

Namun kekaguman itu berubah menjadi rasa prihatin. Dari data yang diterima,

Purbaya mendapati bahwa 99 persen produk busana muslim di Indonesia dikuasai oleh produk impor asal China.

“Lucu juga, desain kita bagus-bagus, tapi yang mendominasi pasar justru produk luar negeri,” sindirnya dengan nada kecewa.

Melihat kondisi tersebut, Purbaya bertekad untuk melakukan langkah konkret dalam menertibkan arus barang impor ilegal, khususnya di sektor tekstil dan garmen.

Ia menegaskan tidak akan tinggal diam melihat industri busana dalam negeri tergerus oleh serbuan produk asing.

“Saya akan bereskan barang-barang ilegal itu. Kita harus lawan agar ndustri tekstil lokal bisa maju dan tidak terus kalah di rumah sendiri,” tegasnya.

Tak berhenti di situ, Purbaya juga berencana mengundang kalangan pengusaha yang tergabung.

Dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) untuk duduk bersama mencarisolusi jangka panjang.

Ia menilai, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha sangat penting untuk memperkuat ketahanan industri domestik.

Baca Juga: Magang Nasional Resmi Dibuka Fresh Graduate Dapat Uang Saku Rp 3,3 Juta dan Peluang Karier di 549 Perusahaan Besar

“Saya akan panggil mereka, kita harus rumuskan cara agar produk lokal punya tempat di hati konsumen,” tambahnya.

Fenomena dominasi produk impor pun nyata terlihat di pusat perdagangan terbesar Indonesia, seperti Pasar Tanah Abang.

Hampir seluruh kios di Blok A lantai 6 dipenuhi busana impor baru, terutama dari China, dengan harga jauh lebih murah dibandingkan produk lokal.

Pemerintah kini tengah menyiapkan pengawasan ketat terhadap jalur distribusi barang impor ilegal.

Harapannya, industri busana muslim lokal bisa kembali berjaya di pasar domestik dan menjadi pemain besar di pasar global.(JP).

Editor : Azis Manansang
#KEMENKEU #tekstil #pakaian impor #impor china #Menkeu Purbaya #UMKMFashion #EkonomiNasional #busanamuslim #Garmen