Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Pemerintah Siapkan 100 Ribu Kuota Magang Bergaji, Peluang Emas bagi Fresh Graduate Cari Pengalaman dan Gaji Layak

Azis Manansang • Minggu, 12 Oktober 2025 | 01:07 WIB

 

Program magang ini menjadi jawaban pemerintah terhadap tingginya angka pengangguran muda di Indonesia.(F:Ilustrasi)
Program magang ini menjadi jawaban pemerintah terhadap tingginya angka pengangguran muda di Indonesia.(F:Ilustrasi)

Gorontalopost, JAKARTA - Wacana pemerintah untuk memperluas Program Magang Nasional Bergaji tengah mencuri perhatian publik.

Program yang digadang-gadang sebagai jembatan bagi para lulusan baru (fresh graduate)menuju dunia kerja ini rencananya akan diperluas hingga 100 ribu peserta.

Baca Juga: Komisi II DPRD Bolmong Sambangi DPRD Provinsi Gorontalo, Bahas Strategi Efektif Penyusunan APBD 2026

Langkah tersebut diambil untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja muda di tengah tantangan ekonomi yang kian kompetitif.

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu, mengungkapkan bahwa perluasan program masih menunggu hasil evaluasi tahap pertama.

Tahap awal ditargetkan untuk 20 ribu peserta, dan jika berjalan lancar, kuotanya akan terus ditambah secara bertahap.

“Kalau pelaksanaannya bagus dan cepat terpenuhi, kita siapkan tambahan target hingga 100 ribu pemagang,” ujar Febrio dalam Media Gathering APBN 2026, kemarin.

Program magang ini menjadi jawaban pemerintah terhadap tingginya angka pengangguran muda di Indonesia.

Setiap tahun, ada sekitar 3,5 juta angkatan kerja baru yang sebagian besar merupakan lulusan perguruan tinggi.

Melalui program ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga upah setara Upah Minimum Provinsi (UMP) di wilayah masing-masing.

Bahkan, perusahaan peserta program diperbolehkan memberikan upah lebih tinggi jika menghendaki.

Lebih jauh, Febrio menekankan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada sektor formal.

Ia melihat gig economy dan pekerjaan informal modern juga dapat menjadi alternatif menarik bagi tenaga kerja muda.

“Banyak pekerjaan di sektor digital dan gig economy yang justru lebih fleksibel dan berpenghasilan baik,” jelasnya.

Baca Juga: Gubernur Gusnar Usulkan 5 Trayek Baru Tol Laut 2026! Gorontalo Siap Jadi Pusat Konektivitas Kawasan Teluk Tomini

Program Magang Nasional ini merupakan bagian dari Paket Ekonomi 8+4+5 yang diluncurkan atas arahan Presiden Prabowo Subianto.

Tahap pertama program telah dibuka pada awal Oktober 2025, dengan proses seleksi dilakukan secara daring melalui platform SIAPKerja di situs maganghub.kemnaker.go.id.

Pemerintah berharap, selain menekan angka pengangguran, program ini juga mampu meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja muda agar siap menghadapi dunia industri yang semakin dinamis.(PM).

Editor : Azis Manansang
#KEMENKEU #freshgraduate #KEMENAKER #program magang nasional #LapanganKerja #siapkerja