Gorontalopost, GORONTALO – Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur Gorontalo Tahun 2024.
Menggelar rapat internal bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengevaluasi capaian pembangunan daerah.
Baca Juga: Kembalinya Wings Air Dongkrak Pariwisata Gorontalo
Salah satu perhatian utama dalam rapat ini adalah rendahnya tingkat pendidikan tenaga kerja di Gorontalo, yang mayoritas masih didominasi oleh lulusan SMP.
Ketua Pansus LKPJ, Yeyen Sidiki, mengungkapkan bahwa berdasarkan data BPS per Februari 2024.
Sebanyak 57,77% tenaga kerja di Gorontalo merupakan lulusan SMP ke bawah.
Kondisi ini menjadi tantangan besar dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja di tengah persaingan yang semakin ketat.
Sehingga itu Aleg tiga periode ini mempertanyakan langkah konkret dari Dinas Tenaga Kerja.
Baca Juga: Ketatnya Seleksi SNBP 2025 di UNG, Hanya 1.993 dari 2.272 Kuota yang Lolos
Untuk mengatasi masalah ini, terutama dalam meningkatkan kompetensi pekerja agar memiliki peluang lebih besar dalam dunia kerja.
Srikandi Partai Golkar ini menekankan bahwa rendahnya tingkat pendidikan.
Dapat berisiko menambah angka pengangguran jika tidak diantisipasi dengan baik.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan pemerintah daerah dapat merumuskan kebijakan strategis.
Untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja di Gorontalo.
Baik melalui pendidikan formal maupun program pelatihan keterampilan. (Mg-02)
Editor : Azis Manansang