Gorontalopost, JAKARTA – Pemerintah pusat kembali mengucurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada tenaga pendidik.
Kali ini, sebanyak 565 ribu guru honorer akan menerima bantuan tersebut, yang dijadwalkan mulai disalurkan paling cepat pada Kamis, 5 Juni 2025.
Baca Juga: Jaringan Narkoba Lintas Wilayah Terbongkar, 4 Pelaku Ditangkap, 1 Buron
Rincian penerima terdiri dari 288 ribu guru honorer di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta 277 ribu lainnya di bawah Kementerian Agama (Kemenag).
“Selain untuk pekerja dengan gaji di bawah Rp 3,5 juta, yaitu sebanyak 17,3 juta orang.
pemerintah juga menyalurkan bantuan subsidi kepada 565 ribu guru honorer,” jelas Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Menurutnya, bantuan ini akan diberikan selama dua bulan, yaitu Juni dan Juli 2025, dengan nominal Rp 300 ribu per bulan, sehingga total yang diterima setiap guru adalah Rp 600 ribu.
“Penyalurannya diupayakan dapat dilakukan mulai bulan Juni ini,” tambah Sri Mulyani.
Baca Juga: Cinta Tak Mengenal Jarak , Kisah Cinta Online Pria Belanda Nikahi Wanita Gorontalo
BSU untuk guru honorer ini merupakan bagian dari program perlindungan sosial yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun berjalan.
Upaya Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Guru Honorer
Langkah ini dinilai sebagai salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik non-ASN.
Yang selama ini turut berkontribusi besar dalam dunia pendidikan, meskipun dengan status dan penghasilan terbatas
Dengan adanya BSU ini, diharapkan beban ekonomi para guru honorer dapat sedikit berkurang.
Terutama menjelang tahun ajaran baru yang biasanya membutuhkan biaya tambahan.(Mg-01)
Editor : Azis Manansang