Gorontalopost, PAGUYAMAN – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 06 Paguyaman, Kabupaten Boalemo, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pendidikan Nasional.
Baca Juga: Oknum Anggota DPRD Gorontalo Jadi Tersangka, Polda Ungkap Modus Penipuan Haji Furoda Rp2,5 Miliar
Serta kepada Pemerintah Daerah Boalemo di bawah kepemimpinan Bupati Rum Pagau dan Wakil Bupati Lahmudin Hambali atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada sekolah di pelosok daerah tersebut.
“Walaupun kami berada di pelosok, tapi kami tetap menerima bantuan dari pemerintah pusat,” ujar Kepala SDN 06 Paguyaman, Sofyan Z. Utiarahman, M.Pd., Rabu(12/11/2025).
Sofyan menjelaskan, saat ini sekolahnya tengah melaksanakan pembangunan rehabilitasi tujuh ruang kelas baru dan dua unit toilet, yang progresnya telah mencapai 52 persen.
Proyek ini merupakan bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan sebagai tindak lanjut dari kunjungan Direktur Jenderal (Dirjen) Kemendiknas ke Boalemo beberapa waktu lalu.
Selain bantuan fisik, SDN 06 Paguyaman juga menerima dua unit papan interaktif pembelajaran digital dari pemerintah pusat dan Pemda Boalemo.
Bantuan itu merupakan bagian dari program Smart School Pembelajaran Berbasis Koding, yang diperkenalkan saat kunjungan Dirjen ke daerah tersebut.
“Kehadiran dua unit alat ini sangat membantu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa sekaligus semangat guru dalam memanfaatkan perangkat digital.
Dampaknya tentu pada peningkatan hasil belajar siswa,” tutur Sofyan.
Dirinya juga mengungkapkan bahwa dalam kunjungan tersebut, Dirjen Kemendiknas memberikan apresiasi tinggi kepada Pemda Boalemo dan sekolah-sekolah atas antusiasme dalam mengembangkan pembelajaran digital.
“Dirjen berharap agar siswa juga dibimbing untuk bijak dalam menggunakan perangkat digital, terutama untuk kegiatan belajar,” sambungnya.
Baca Juga: Gema HUT ke-25 Provinsi Gorontalo, Ribuan ASN Penuhi GORR, Gusnar Ismail Tanam Semangat Pembangunan
Sofyan menceritakan, dalam kesempatan kunjungan itu, pihaknya melalui Bupati Boalemo menyampaikan proposal revitalisasi sekolah, yang langsung direspons positif oleh Kemendiknas.
Hasilnya, sekolah mendapatkan bantuan rehabilitasi ruang kelas dan toilet yang kini tengah berjalan.
Namun, masih ada dua usulan yang belum diakomodasi oleh kementerian, yakni pembangunan ruang kantor dan laboratorium komputer.
“Kami masih punya lahan yang siap digunakan. Semoga bisa direalisasikan secara bertahap,” harapnya.
Lebih lanjut, Sofyan berharap dengan hadirnya ruang kelas baru yang lebih representatif, semangat belajar siswa semakin meningkat dan proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan.
Ia juga mengimbau orang tua siswa untuk terus memberi motivasi kepada anak-anaknya agar belajar aktif di rumah menggunakan platform digital.
Serta mendorong para guru agar semangat memanfaatkan teknologi yang sudah disediakan pemerintah.
Di akhir keterangannya, Sofyan menyampaikan harapan agar Pemda Boalemo terus melakukan evaluasi dan monitoring terhadap pembangunan fisik maupun pemanfaatan digital learning.
Agar program pendidikan daerah selaras dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Rum Pagau–Lahmudin Hambali.
“Atas nama keluarga besar SDN 06 Paguyaman, kami menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pendidikan atas perhatian serius terhadap sekolah di pelosok.
Serta kepada Presiden Prabowo atas program Nawacita beliau yang manfaatnya sudah kami rasakan,” tutup Sofyan.
Sebagai informasi, SDN 06 Paguyaman dikenal dengan julukan “Markas Trisula Sakti”, yang memiliki tiga prinsip utama:
1. Hancurkan kebekuan hati pendidik dan tenaga kependidikan.
2. Hadapi dan atasi segala tantangan dalam tugas.
3. Hantarkan peserta didik menuju gerbang kemajuan dan kemandirian.
Sekolah ini juga pernah menjadi piloting Evaluasi Diri Sekolah (EDS) tingkat nasional pada tahun 2018.
Dan menjadi satu-satunya sekolah percontohan di Indonesia Timur bersama dua sekolah lainnya di Pulau Jawa.(Hen).
Editor : Azis Manansang