Gorontalopost, GORONTALO – Perkemahan Temu Penggalang di Kecamatan Talaga Jaya tak hanya menjadi ajang berkumpul dan mengasah keterampilan anggota Pramuka.
Di tengah kegiatan tersebut, puluhan remaja juga mendapat bekal penting tentang cara menjaga kesehatan diri dan memahami perubahan yang terjadi pada masa pertumbuhan.
Edukasi itu diberikan mahasiswa KKN-PK Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Desa Luwoo melalui sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR).
Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Luwoo, Kamis (13/8/2026), sebagai bagian dari rangkaian Jumpa Bakti PMR/Jumbara Ranting Kecamatan Talaga Jaya.
Peserta yang merupakan Pramuka Penggalang utusan berbagai sekolah di Kecamatan Talaga Jaya terlihat antusias mengikuti materi.
Penyampaian dilakukan secara interaktif agar pesan kesehatan lebih mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa KKN-PK UNG memberikan pemahaman mulai dari kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dengan enam langkah yang benar, menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah, hingga pentingnya memenuhi kebutuhan gizi seimbang bagi remaja.
Tidak kalah penting, peserta juga mendapatkan materi mengenai kesehatan reproduksi. Mereka diajak memahami perubahan fisik dan psikologis selama masa pubertas serta pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi.
Edukasi juga mencakup pencegahan pernikahan usia anak dan pemahaman mengenai berbagai dampak negatif perilaku berisiko yang dapat mengancam masa depan remaja.
Kegiatan tersebut didampingi empat DPL KKN-PK UNG Desa Luwoo, yaitu Dr. dr. Vivien Novarina A. Kasim, M.Kes., dr. Siti Rakhmatia P. Th. Kum, M.Biomed, Ns. Nur Ayun R. Yusuf, S.Kep., M.Kep., serta Ns. Sartika, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.K.
Koordinator Desa KKN-PK UNG Desa Luwoo, Taufik Mohamad Nur, menilai Pramuka memiliki posisi penting dalam menyebarkan pesan positif di lingkungan sekolah dan masyarakat.
"Anggota pramuka penggalang adalah agen perubahan (agent of change) di sekolah dan lingkungannya masing-masing. Melalui sosialisasi PHBS dan Kesehatan Reproduksi Remaja ini,
kami berharap adik-adik peserta Jumbara tidak hanya menerapkan pola hidup sehat untuk diri sendiri, tetapi juga mampu membagikan ilmu yang didapat kepada teman-teman sebaya mereka," ungkap Taufik.
Menurut Taufik, ketika pengetahuan kesehatan dapat diteruskan dari satu remaja kepada remaja lainnya, dampaknya akan menjadi lebih luas.
Karena itu, para peserta diharapkan mampu menjadi contoh dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Para pembina dan panitia Jumbara Ranting Kecamatan Talaga Jaya pun memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut.
Sinergi dengan mahasiswa KKN-PK UNG dinilai dapat memperkaya kegiatan Pramuka dengan pengetahuan yang relevan bagi kehidupan remaja.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat tujuan pembinaan generasi muda, yakni melahirkan anggota Pramuka yang bukan hanya memiliki keterampilan dan ketangguhan,
tetapi juga mampu menjaga kesehatan fisik, mental, dan reproduksi sejak dini.(Ris)
Editor : Azis Manansang