Gorontalopost.Id, MARISA – Imbas aksi menuntut ganti rugi pembayaran lahan tambang oleh Pani Gold Project yang berujung insiden pembakaran Kantor Bupati.
Hingga pengrusakan fasilitas milik perusahaan, Rumah dinas Bupati hingga kantor DPRD Pohuwato, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Keren Momen Hari Pariwisata Dunia Pemkab Goronta Utara Tawarkan Wisata Kemah di Atas Laut
Ternyata ikut berimbas pada kegiatan DPRD Kabupaten Pohuwato.
Membuat agenda DPRD Pohuwato yang sebelumnya sudah terjadwalkan juga ikut terganggu akibat insiden pengrusakan tersebut.
“Insiden ini jelas berpengaruh terhadap agenda DPRD Pohuwato,” ungkap Sekretaris Dewan Hamkawaty Mbuinga kepada media ini, kemarin (23/09/2023).
Baca Juga: Polisi Kembalikan 112 Kendaraan Milik Demonstran Penambang Pohuwato
Hamkawaty menyampaikan, salah satu agenda DPRD yang sudah terjadwalkan dan terganggu akibat insiden pengrusakan ini.
Yakni agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang sebelumnya sudah dijadwalkan akan dilaksanakan, Senin (25/09/2023).
“Agenda yang sudah terjadwalkan itu adalah Rapat dengar pendapat ," ungkapnya.
Baca Juga: Taman Kelapa Dunia Dicanangkan Bupati Nelson Targetkan 5000 Hektar
Sementara itu dari pantauan usai insiden pengrusakan itu, Kantor DPRD Pohuwato saat ini mendapatkan penjagaan ketat dan diberi garis polisi.(Rahman/Ilu).
Editor : Azis Manansang