Gorontalopost.Id, PAGUAT - Warga Pohuwato dihebohkan dengan kejadian Orang tua siswa di SDN 13 Paguat, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo mengamuk.
Akibat kejadian yang belum lama ini, terinformasi seorang guru Nidya Mbuinga alias Rena, mengalami luka-luka.
Dihimpun dari sejumlah sumber, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.00 Wita saat kegiatan belajar mengajar.
Baca Juga: Pemprov Gorontalo Pacu Perda RTRW Disahkan Akhir 2023
"Kejadian penganiyaan itu berlangsung saat jam pelajaran. Kebetulan saat itu, Rena berada di ruangan yang tidak jauh dari keributan tersebut,"ungkap Elan salah seorang guru saat dihubungi, kemarin.
Menurutnya Orang tua siswa itu kata dia datang ke kelas dan mengamuk. Marah-marah hingga membanting meja belajar.
Kebetulan saat itu, Rena berada di ruangan yang tidak jauh dari keributan tersebut. Siswa datang kepadanya dan mengadukan kejadian itu.
"Bu guru ada orang tua siswa marah-marah di kelas," ucap Elan menirukan kata siswa saat itu.
Baca Juga: Kemenkumham Gorontalo Raih Terbaik I Pelaporan Kekayaan ASN
Rena yang tak tahu apa yang terjadi, lalu mendatangi kelas yang dimaksud. Benar saja, ada orang tua siswa yang sedang mengamuk.
Rena secara persuasif menanyakan apa maksud orang tua siswa itu. Bukannya ditanggapi dengan baik-baik, orang tua itu malah tambah marah.
"Bu, kalau ada masalah bisa dibicarakan dulu dengan guru-guru," kata Elan menirukan apa yang diucapkan Rena kepada orang tua tersebut.
Baca Juga: Satpol PP Patroli Jalan GORR Pantau Keamanan dan Sampah
Puncaknya orang tua siswa itu menggebrak meja dengan keras. Lalu lalu dijambak oleh orang tua tersebut.
"Bahkan Rena itu dibanting di lantai," ucap Elan.
Tidak ada yang berhasil mengabadikan adegan itu dengan foto maupun video, sebab kejadiannya begitu cepat. Apalagi, tidak ada yang tahu jika orang tua itu akan senekat itu.(Rahman)
Editor : Azis Manansang