Gorontalopost.id MARISA – Berbeda dengan sejumlah daerah di Provinsi Gorontalo yang terpaksa merumahkan pegawai honorernya.
Namun tidak untuk Kabupaten Pohuwato. Pemkab dan DPRD sepakat mempertahankan dengan mengalokasikan anggaran untuk pegawai honorer.
"Bahkan DPRD Pohuwato telah menganggarkan anggaran untuk para honorer selama 12 bulan di Tahun 2024 mendatang," ungkap Ketua DPRD Pohuwato Nasir Giasi usai menyetujui Ranperda APBD 2024 menjadi Perda dalam Paripurna belum lama ini.
Baca Juga: 35 Tersangka Kasus Pembakaran Kantor Bupati Pohuwato Tahanan Kejaksaan
“Honorer di Tahun 2024 sudah bisa dipastikan tidak ada yang dirumahkan. Karena anggarannya tetap kita hitung untuk selama 12 bulan di Tahun 2024.
Sehingga Insha Allah tidak ada yang diberhentikan,”tegas Ketua DPRD Pohuwato Nasir Giasi
Bahkan Politisi Golkar ini jauh hari sebelumnya telah mengingatkan Pemerintah Daerah untuk tidak merumahkan honorer.
Alasanya kata Nasir para honorer ini adalah tulang punggung keluarga yang mejadi tumpuan hidup keluarganya.
Baca Juga: Luncurkan Website Desa Meranti Bone Bolango Gorontalo Menuju Desa Digital
Sehingganya DPRD Pohuwato dan Pemerintah Daerah terus melakukan upaya serius agar honorer tidak dirumahkan.
Keseriusan itu pun mampu ditunjukan DPRD dengan menganggarkan anggaran untuk honorer di Tahun 2024.
Padahal, sebelumnya para honorer di Pohuwato sempat merasa cemas menyikapi kabar honorer di daerah lain yang dirumahkan.
Baca Juga: Polres Gorontalo Gelar Minggu Kasih, Himbau Jemaat Gereja Jaga Kondusifitas Kamtibmas
Mereka khawatir nasib yang alami honorer di daerah lain itu juga akan berdampak pada mereka.
“Insha Allah tidak ada yang diberhentikan,” tegas politisi yang diberi mandat DPP menjadi calon bupati Pohuwato.(Ilu/Rahman).
Editor : Azis Manansang