Gorontalopost.id, MARISA - Nelayan Pohuwato kesulitan mendapatkan penghasilan, disebabkan empang yang miliki sudah tercemar limbah pertambangan.
Curahan hati warga Desa Teratai Kecamatan Marisa ini disampaikan kepada Kapolres Pohuwato Akbp Winarno, SH., SIK, saat melaksanakan Jumat, kemarin (22/12/23).
"Pak Kapolres kami kesulitan mendapatakan pengahasilan sekarang ini. Akibat empang kami miliki sudah tercemar akibat limbah tambang,” ucap Hasan Payu.
Baca Juga: Suami Tikam Istri Tewas, Cemburu Selingkuh dengan Bos Terancam 15 Tahun Penjara
Mendapatkan keluhan tersebut, Kapolres yang didampingi Kasat Binmas Polres Pohuwato Akp Rovel Kirojan berjanji akan menindaklanjuti keluhan warga tersebut.
“Apa yang menjadi curhatan dan keluhan dari warga masyarakat saat ini akan kami tindak lanjuti.
Serta akan berkoordinasi dengan Bupati Pohuwato dan unsur Forkopimda untuk meninjau tempat atau empang tersebut,"ucap Kapolres.
Baca Juga: Menangkan Capres-Cawapres Ganjar -Mahfud, Progresif Gorontalo Gelar Aksi Pasar
Selanjutnya Kapolres pada kesempatan itu Kapolres berpesan dan menghimbau kepada warga masyarakat agar tetap menjaga situasi Kamtibmas.
Agar aman dan kondusif menjelang pesta demokrasi Nasional yakni Pemilu 2024.
"Sehingga nantinya dapat berjalan dengan baik, tertib dan lancar, ” pungkas Winarno. (Ilu/Hms-pol)
Editor : Azis Manansang