Gorontalopost, MARISA - Guna memastikan kualitas pelayanan dan kondisi warga binaan yang optimal.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Gorontalo, Pagar Butar Butar,.
Melakukan peninjauan secara langsung fasilitas yang terdapat didalam blok hunian Lapas Pohuwato, kemarin (03/4/2024).
Sumber di lingkungan Kemenkumham mengungkapkan, selama peninjauan.
Dan berinteraksi langsung dengan petugas maupun narapidana untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang berbagai aspek kehidupan didalam lapas.
Baca Juga: Sat Res Narkoba Polres Pohuwato Amankan Dua Pelaku Kasus Narkoba
Kakanwil yang didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan, Endang Lintang Hardiman mengatakan.
Bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kualitas pelayanan dan kondisi warga binaan yang optimal.
"Ini merupakan bagian dari upaya Kemenkumham untuk meningkatkan pengelolaan lapas serta memastikan pemenuhan hak asasi manusia bagi warga binaan di Lapas Pohuwato," ucap Kakanwil.
Ia menekankan, bahwa proses pembinaan dan reintegrasi sosial narapidana di Lapas Pohuwato berjalan dengan baik.
Baca Juga: Kerahkan 174 Persobil Polres Boalemo Gelar Operasi Ketupat Otanaha 2024
Sehingga mereka dapat kembali menjadi bagian yang produktif dalam masyarakat setelah masa hukumannya selesai.
"Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya pemasyarakatan yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman, manusiawi, dan berkeadilan bagi semua pihak yang terlibat," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan Endang Lintang Hardiman mengungkapkan.
Bahwa kunjungan ini adalah bagian dari upaya untuk memastikan bahwa seluruh fasilitas pemasyarakatan di bawah naungan Kemenkumham.
Memenuhi standar yang ditetapkan dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi narapidana.
Baca Juga: Pastikan Ketersediaan BBM Jelang Lebaran, Sat Reskrim Polres Boalemo Patroli ke SPBU
"Kami akan terus bekerja sama dengan Kalapas Pohuwato dan timnya untuk meningkatkan kondisi fasilitas.
Serta memperkuat program pembinaan dan reintegrasi sosial guna mendukung kesuksesan proses pemasyarakatan," ungkapnya.
Selain itu, kata dia, kami juga memastikan bahwa petugas lapas menerima pelatihan dan dukungan yang memadai.
Untuk menjalankan tugas mereka dengan profesionalisme dan mengutamakan prinsip-prinsip hak asasi manusia.
"Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan semua pemangku kepentingan.
Kami yakin Lapas Pohuwato dapat menjadi contoh dalam pemasyarakatan yang berorientasi pada perbaikan dan pemberdayaan," kata Endang. (Hendris).
Editor : Azis Manansang