Gorontalopost, PAGUAT – Jembatan penghubung antara Kecamatan Paguat dan Dengilo di Desa Soginti ambruk akibat derasnya banjir yang melanda wilayah tersebut.
Kejadian ini menyebabkan terganggunya aktivitas masyarakat di dua kecamatan yang bergantung pada jembatan tersebut untuk akses transportasi.
Baca Juga: Bupati Merlan S. Uloli Tinggalkan Legacy Terbaik untuk Bone Bolango
Camat Paguat, Ikbal Mbuinga, menyatakan bahwa jembatan tersebut tidak mampu menahan derasnya arus banjir sehingga runtuh. “Saya sudah berada di lokasi.
Saat ini, tidak ada akses lain kecuali melalui jalur KAT, tetapi jaraknya cukup jauh,” ungkap Ikbal saat dihubungi, Senin (27/1/2025).
Ia menambahkan, jalan alternatif sementara hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki, karena kendaraan belum memungkinkan untuk melintas.
“Kami masih menunggu material untuk pembuatan jalan alternatif di sekitar jembatan ini,” lanjutnya.
Baca Juga: Peringatan Isra Miraj 1446 H di Bone Bolango, Momen Syukur dan Refleksi
Ikbal juga menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu langkah dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pohuwato untuk menangani kerusakan ini.
Pihak kecamatan berharap perbaikan segera dilakukan untuk memulihkan aktivitas masyarakat.
Banjir yang melanda Desa Soginti ini menjadi peringatan akan pentingnya infrastruktur yang tahan bencana, terutama di wilayah rawan banjir seperti Paguat dan Dengilo.(Mg-08).
Editor : Azis Manansang