Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Banjir Patilanggio Tanggul Jebol, Petani Merugi Panen Jagung Ikut Gagal Total

Azis Manansang • Senin, 10 Maret 2025 | 15:59 WIB

 

wakil Bupati Pohuwato Iwan Adam saat meninjau lokasi banjir di Patilanggio yang berdampak pada tiga desa (F:Ist)
wakil Bupati Pohuwato Iwan Adam saat meninjau lokasi banjir di Patilanggio yang berdampak pada tiga desa (F:Ist)

Gorontalopost, MARISA – Ratusan hektare lahan pertanian di Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato, terendam banjir setelah hujan deras mengguyur pada Minggu (09/03/2025).

Kerusakan tanggul di Desa Sukamakmur memperparah situasi, membuat aliran air Sungai Randangan meluap dengan cepat ke permukiman dan ladang warga.

Baca Juga: Tragedi Sungai Marisa Bocah 8 Tahun Tewas Hanyut 32 KM di Muara

Camat Patilanggio, Bani Imran Kaluku, mengungkapkan bahwa dampak terbesar dirasakan oleh para petani yang kehilangan hasil panen mereka.

“Total ada sekitar 250 hektare lahan pertanian yang terendam, termasuk kebun jagung yang belum sempat dipanen,” ujarnya.

Puluhan hektare ladang jagung yang hampir siap dipanen kini rusak dan tidak bisa diselamatkan.

Selain merugikan petani, banjir ini juga menghambat aktivitas ekonomi di wilayah terdampak.

Warga hanya bisa menunggu air surut sambil berharap adanya bantuan dari pemerintah.

Baca Juga: Pemotor di Bone Bolango Tewas Usai Tabrak Pembatas Jalan, Ini Kronologinya

“Beruntung, Bupati dan Wakil Bupati sudah turun tangan dan memerintahkan dinas terkait untuk menangani situasi ini,” tambah Bani.

Saat ini, tim gabungan dari TNI, Polri, dan BPBD telah diterjunkan ke lokasi untuk membantu warga.

Namun, para petani berharap ada solusi jangka panjang agar bencana ini tidak terus berulang dan mereka bisa kembali bercocok tanam tanpa dihantui ancaman banjir.(Gpd-08).

Editor : Azis Manansang
#petani merugi #POHUWATO #tanggul jebol #panen jagung