Gorontalopost, POPAYATO – Aksi kekerasan kembali terjadi di kawasan tambang emas ilegal (PETI) di Kecamatan Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato.
Seorang pemuda menjadi korban pembacokan oleh pelaku yang diduga kuat.
Terlibat dalam aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di Km 18 Popayato Barat, Selasa dini hari (17/6/2025).
Baca Juga: Coleng Tandjomada Terpilih Ketua PGRI Pohuwato 2025-2030, Tumbangkan Petahana
Insiden itu terjadi sekitar pukul 04.00 pagi, saat korban tengah beristirahat bersama sejumlah rekannya di sebuah pondok.
Tanpa peringatan, seorang pria berinisial L menerobos masuk dan langsung mencari seseorang yang ia kenal bernama Utun.
“Waktu itu kami semua sedang tidur. Dia datang sambil marah-marah dan bertanya, ‘Di mana Utun?’ Kami tunjuk saja ke luar,” ujar salah satu teman korban.
Utun, yang merasa terancam, segera melarikan diri.
Pelaku sempat menembakkan senapan ke arah Utun, namun tembakannya meleset.
Kesal karena targetnya lolos, pelaku malah mengalihkan amarahnya ke korban yang masih berada di dalam pondok.
Baca Juga: Dua Pejabat Boalemo Resmi Purna Tugas, Sekda: Pengabdian Tak Berakhir di Meja Jabatan
Tanpa ampun, korban dibacok hingga mengalami luka serius di tangan bagian kanan.
Korban kini telah menjalani perawatan intensif di Puskesmas Popayato Barat. (Hen)