Gorontalopost, MARISA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Pohuwato pada Jumat malam, 20 Juni 2025, memicu bencana banjir bandang yang menerjang sejumlah desa.
Baca Juga: Misteri Kematian Penjaga Buper Bongohulawa Terkuak, Empat Terduga Pelaku Diamankan Polisi
Dua wilayah yang terdampak paling parah berada di Kecamatan Wanggarasi, yakni Desa Tuweya dan Desa Bohusami.
Di Desa Tuweya, sebanyak 615 warga terdampak banjir. Tragisnya, dua orang ditemukan meninggal dunia usai terseret derasnya arus.
Korban adalah seorang remaja perempuan berusia 15 tahun bernama Laras Tiari Lakoro, serta Ance Munu (42), yang tak lain adalah bibinya.
“Korban yang meninggal masih keluarga. Situasinya sangat mengharukan.
Mereka tak sempat menyelamatkan diri,” ujar Kapolres Pohuwato, AKBP H. Busroni.
Baca Juga: Polres Pohuwato Tetapkan 3 Tersangka Penyerangan Bersenjata di Lokasi PETI KM 18 Popayato Barat
Sementara di Desa Bohusami, sebanyak 620 warga ikut terdampak. Beruntung, tidak ditemukan korban jiwa di wilayah ini.
Sejak malam kejadian, unsur gabungan dari TNI, Polri, Tagana, BPBD.
Hingga Dinas Sosial langsung bergerak ke lokasi untuk mengevakuasi warga yang terdampak.
Tim SAR juga turut disiagakan untuk antisipasi kondisi yang lebih buruk. (Mg-08)
Editor : Azis Manansang