Gorontalopost, MARISA – Pemerintah Kabupaten Pohuwato memastikan stok gas elpiji 3 kilogram aman dan distribusinya berjalan lancar.
Tiga agen resmi di daerah ini terus menyalurkan suplai sesuai jadwal tanpa hambatan.
Baca Juga: TMMD Ke-125 Dorong UMKM Desa Kabila Bone Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan Pelatihan Bisnis
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) Pohuwato, Ibrahim Kiraman, menegaskan harga resmi di pangkalan tetap Rp 20.000 per tabung.
Jika ditemukan penjualan di luar pangkalan dengan harga lebih tinggi, hal itu dikategorikan sebagai tindakan pengecer.
“Kami sudah mengingatkan pangkalan agar tidak melayani pengecer. Biasanya, oknum yang ingin mengambil untung lebih menjual di atas harga eceran tertinggi,” jelasnya.
Saat ini, suplai gas elpiji 3 kilogram di Pohuwato mencapai sekitar 1.680 tabung per hari.
Penyaluran dilakukan sesuai jadwal per kecamatan dan desa, dengan pengawasan ketat agar tepat sasaran.
Ibrahim juga menegaskan pihaknya tak segan memberi sanksi kepada pangkalan nakal.
Baca Juga: Pansus Sawit DPRD Gorontalo Kunjungi Kementan, Bahas Tata Kelola dan Dukungan Industri Berkelanjutan
“Langkah pertama adalah teguran dan penghentian suplai selama dua kali distribusi, kemudian dialihkan ke pangkalan terdekat.
Jika masih diulangi, kami tutup permanen. Sudah ada beberapa pangkalan yang kami beri sanksi hingga penutupan,” tegasnya.
Ia mengajak masyarakat ikut mengawasi distribusi gas elpiji 3 kilogram, sekaligus menghimbau warga mampu untuk beralih menggunakan tabung 5,5 kilogram.
“Gas ini bersubsidi, jadi utamakan untuk yang benar-benar berhak,” ujarnya.(Mg-08/ Hen)