Gorontalopost, MARISA – Lapangan Kecamatan Dengilo, Pohuwato, berubah jadi pusat perhatian pecinta sepak bola.
Kehadiran Sekjen PSSI, Yunus Nusi, bersama dua pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri dan Bima Sakti, dalam ajang PSSI Grassroots Football Festival memberi semangat baru bagi bibit muda sepak bola Gorontalo.
Baca Juga: Kaget Cukai Rokok Capai 57 persen, Menkeu Purbaya: Wah Tinggi Amat, Firaun Lu
Ketua PSSI Pohuwato, Nasir Giasi, menyebut momen ini sebagai berkah besar. “Anak- anak SSB di Pohuwato bisa belajar langsung dari pelatih timnas.
Itu motivasi luar biasa untuk mereka yang bercita-cita masuk skuad Garuda,” kata Nasir dengan penuh semangat.
Tak hanya soal festival, Nasir juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan aspirasi daerah.
Ia meminta dukungan Yunus Nusi agar stadion kebanggaan Pohuwato, Stadion 25 Februari, segera diperbaiki khususnya lintasan larinya.
“Kalau stadion ini diperbaiki, masyarakat akan semakin bangga dan termotivasi menggunakan fasilitas olahraga.
Ini mimpi besar kami, dan kami titip harapan lewat Pak Sekjen untuk dibawa ke Menpora Erick Thohir,” ujar Nasir.
Yunus Nusi pun langsung merespons. Ia menegaskan siap membawa aspirasi tersebut hingga ke meja Menpora.
Baca Juga: Polda Gorontalo Gagalkan Pelarian Tersangka Kekerasan Anak dari Minahasa Tenggara
“Perbaikan stadion ini akan saya kawal. Kita juga akan bicarakan dengan Kementerian PU, supaya fasilitas olahraga di Pohuwato makin layak,” tegasnya.
Lebih jauh, Yunus menaruh harapan besar pada Gorontalo.
Ia ingin daerah ini bukan hanya melahirkan pemain yang bisa membela timnas, tapi juga punya klub profesional yang mampu bersaing di liga papan atas Indonesia.
“Kalau infrastruktur bagus, bibit-bibit pemain akan lebih mudah muncul. Dan saya percaya Gorontalo punya potensi besar,” pungkasnya.(hen)
Editor : Azis Manansang