Gorontalopost, MARISA — Pemerintah Kabupaten Pohuwato menggelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Kepala Desa Antar Waktu Periode 2022–2030.
Sekaligus Pengukuhan Pengurus DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Pohuwato, berlangsung di Gedung Panua, Marisa, kemarin.
Baca Juga: DPRD Gorontalo Tuntaskan Pembahasan Ranperda SOTK, Siap Wujudkan Birokrasi Efektif dan Responsif
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, Wakil Bupati Iwan S. Adam.
Perwakilan Forkopimda (Polres, Kejari, dan Kodim 1313 Pohuwato), Sekda Pohuwato, sejumlah pimpinan OPD, serta perwakilan perbankan dan BPS Pohuwato.
Kegiatan diawali dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tiga kepala desa antar waktu, masing-masing:
Zaenab T. Yunus, S.IP. sebagai Kepala Desa Ayula, Kecamatan Randangan,
Hardianto Ali sebagai Kepala Desa Pohuwato Timur, Kecamatan Marisa, dan
Lian Latif, S.H. sebagai Kepala Desa Buntulia Barat, Kecamatan Duhiadaa.
Setelah pelantikan, dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus DPC APDESI Kabupaten Pohuwato yang diketuai oleh Sirwan Mohi.
Oleh Basir Kasiaradja selaku perwakilan DPP APDESI Provinsi Gorontalo, disaksikan langsung oleh Bupati Saipul.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Saipul juga mengukuhkan Pengurus Asosiasi BPD Kabupaten Pohuwato Periode 2025–2028, yang diketuai oleh Usman Polumuduyo.
Dalam sambutannya, Bupati Saipul A. Mbuinga mengucapkan selamat kepada para kepala desa yang baru dilantik serta mengingatkan pentingnya menjaga amanah dan kepercayaan masyarakat.
“Saudara telah memperoleh mandat rakyat untuk melanjutkan pembangunan di desa. Jalankan amanah ini dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Saipul.
Ia menegaskan bahwa kepala desa adalah ujung tombak pembangunan di tingkat akar rumput, sehingga dituntut mampu mengakomodasi seluruh kepentingan warga tanpa memandang perbedaan.
“Saya mengajak masyarakat Desa Pohuwato Timur, Buntulia Barat, dan Ayula untuk mendukung kepala desa masing-masing. Lupakan perbedaan selama proses pemilihan, mari bersatu membangun desa yang maju dan mandiri,” imbau Bupati.
Bupati Saipul juga memberikan ucapan selamat kepada pengurus DPC APDESI dan Asosiasi BPD Pohuwato yang baru dikukuhkan.
Ia berharap kedua organisasi tersebut mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa.
“Jadikan APDESI dan Asosiasi BPD sebagai lembaga profesional yang mampu mengadvokasi penyelenggaraan pemerintahan desa secara akuntabel dan bersinergi dengan pemerintah daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa pembangunan desa merupakan pilar utama dalam mewujudkan pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan, sebagaimana sejalan dengan visi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Presiden telah menetapkan pembangunan dari desa sebagai prioritas nasional. Semangat ini harus kita wujudkan di Pohuwato dengan memperkuat peran pemerintah desa dan BPD,” jelasnya.
Bupati Saipul menutup sambutannya dengan apresiasi terhadap kerja keras seluruh elemen desa yang telah mendukung kemajuan Kabupaten Pohuwato.
“Capaian pembangunan desa saat ini adalah hasil kerja kolektif antara pemerintah, BPD, dan masyarakat. Mari terus menjaga sinergi ini demi pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya.(Mg-08/Yani).
Editor : Azis Manansang