Gorontalopost, MARISA - Musda DPD II Golkar Pohuwato yang semula direncanakan berlangsung pada akhir November 2025 harus diundur.
Penundaan ini menambah dinamika politik internal partai beringin di tingkat kabupaten.
Baca Juga: Perda Desa Diusulkan! DPRD Boalemo Ingin Hentikan Drama Kepala Desa yang Berulang
Terutama karena Musda dianggap sebagai momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan Golkar Pohuwato ke depannya.
Suasana semakin hangat seiring proses-proses persiapan yang ikut terdampak perubahan jadwal.
Sekretaris DPD II Golkar Pohuwato, Al Amin Udula, menyebutkan bahwa alasan penundaan sangat teknis namun krusial.
Fraksi Golkar, yang juga terlibat dalam Badan Anggaran DPRD Pohuwato.
Sedang menghadapi agenda pembahasan APBD 2026 yang wajib rampung sebelum memasuki Desember.
“Tidak mungkin anggota fraksi meninggalkan pembahasan anggaran, jadi Musda harus menyesuaikan,” ujar Al Amin.
Dengan kondisi tersebut, panitia Musda segera meminta DPD I Golkar Provinsi Gorontalo untuk menyetujui penjadwalan ulang.
Mereka harus memastikan bahwa agenda Musda berikutnya tidak mengganggu aktivitas politik lain di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Hal ini karena ketua DPD I Golkar juga diharapkan hadir dalam Musda Pohuwato bersama beberapa daerah lain.
Baca Juga: Terungkap Modus Pacar Ibu Culik Korban ke Lokasi Kolam Sepi hingga ke Penginapan
DPD II Golkar kemudian mengusulkan tanggal baru pelaksanaan Musda, yakni 13–14 Desember 2025.
Tanggal ini dipilih agar seluruh pihak memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri, baik dari sisi internal panitia maupun para kandidat yang akan maju.
Saat ini, mereka masih menunggu lampu hijau dari DPD I.
Sementara itu, proses pendaftaran bakal calon ketua DPD II Golkar Pohuwato tetap mengikuti juklak organisasi.
Pendaftaran dibuka pada H-7 sebelum Musda, sehingga para kandidat yang tertarik harus bersiap memantapkan dukungan.
Dengan mundurnya jadwal, dinamika pencalonan diprediksi semakin seru dan kompetitif.(Mg-08).
Editor : Azis Manansang