Gorontalopost, MARISA -Kemiskinan di Kabupaten Pohuwato menunjukkan tren penurunan signifikan pada tahun 2025.
Data BPS mencatat angka kemiskinan turun menjadi 15,25 persen dari sebelumnya 17,11 persen.
Baca Juga: Jadwal Musda Golkar Pohuwato Mundur: Dinamika Internal dan Persiapan Perebutan Kursi Ketua Memanas
Penurunan ini tidak hanya disambut sukacita oleh pemerintah daerah.
Tetapi juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta berjalan efektif.
Bupati Saipul Mbuinga menegaskan bahwa pertumbuhan investasi menjadi faktor utama dalam mendorong perubahan positif ini.
Menurutnya, semakin banyak investor yang masuk, semakin besar pula kesempatan kerja yang tercipta bagi masyarakat.
Ia menyebut kehadiran swasta sebagai bagian penting dari strategi pembangunan daerah.
“Ekonomi daerah bergerak karena ada pelaku usaha yang percaya menanamkan investasinya,” tutur Saipul.
Dalam agenda family gathering BJA Group, Bupati Saipul menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi perusahaan tersebut dalam menyerap tenaga kerja lokal.
Ia mengatakan bahwa dengan memberikan prioritas kepada warga Pohuwato.
Baca Juga: Perda Desa Diusulkan! DPRD Boalemo Ingin Hentikan Drama Kepala Desa yang Berulang
Perusahaan bukan hanya membantu mengurangi pengangguran tetapi juga memperkuat ekonomi keluarga di desa-desa.
BJA Group diketahui menyerap tenaga kerja lokal hingga 72 persen dari total 1.501 pekerja.
Angka ini melampaui ketentuan penyerapan tenaga kerja yang ditetapkan daerah, sehingga mendapat apresiasi khusus dari Bupati.
Ia juga mengingatkan agar perusahaan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan dalam mengembangkan usahanya.
Mendengar langsung cerita para pekerja yang merasa bangga menjadi bagian dari BJA Group.
Saipul terlihat optimis bahwa kemitraan pemerintah dan swasta akan terus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Ia percaya bahwa percepatan pembangunan hanya mungkin tercapai jika semua pihak bergerak bersama.(Mg-08).
Editor : Azis Manansang