Gorontalopost, MARISA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Pohuwato
yang dirangkaikan dengan Rapat Paripurna ke-30 DPRD menjadi panggung refleksi sekaligus etalase capaian pembangunan daerah.
Sidang istimewa yang berlangsung khidmat itu dipimpin Ketua DPRD Beni Nento,
didampingi Wakil Ketua I Hamdi Alamri dan Wakil Ketua II Delpan Yanjo,
serta dihadiri Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Bupati Saipul A. Mbuinga, dan jajaran Forkopimda.
Dalam pidatonya, Bupati Saipul menegaskan bahwa usia 23 tahun menjadi fase krusial memperkuat fondasi pembangunan.
Ia menyebut berbagai indikator makro menunjukkan tren positif dan memperlihatkan arah kebijakan daerah berjalan efektif.
“Perjalanan dua dekade lebih ini membuktikan bahwa kerja kolektif membuahkan hasil yang terukur,” ujarnya.
Data Badan Pusat Statistik menunjukkan pertumbuhan ekonomi Pohuwato
yang sempat terpuruk di angka 2,20 persen pada 2021 pascapandemi, kini melesat menjadi 7,16 persen pada 2025.
Baca Juga: Bupati Sofyan Puhi Jemput 10.156 Lowongan Kerja di Korea Selatan, Gorontalo Siap Tembus Pasar Global
Capaian tersebut melampaui target RPJMD sebesar 4,5 persen.
Lonjakan ini ditopang stabilitas pemerintahan, iklim investasi yang kondusif, serta peran aktif sektor swasta.
Realisasi investasi bahkan melonjak drastis dari Rp 986 miliar pada 2022 menjadi Rp4,15 triliun pada 2025 atau tumbuh 421 persen.
Dalam empat tahun terakhir, Pohuwato tercatat sebagai daerah dengan investasi tertinggi di Provinsi Gorontalo.
“Kepercayaan investor adalah bukti bahwa fondasi ekonomi kita semakin kokoh,” kata Saipul optimistis.
Tak hanya ekonomi, kualitas pelayanan publik juga mendapat pengakuan nasional.
Berdasarkan Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 3 Tahun 2026, Pohuwato meraih predikat A- dengan skor 4,07 tertinggi se-Provinsi Gorontalo.
Menutup sambutannya, Saipul mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga sinergi
agar momentum HUT ke-23 menjadi titik akselerasi menuju daerah yang semakin kompetitif. (Mg-08).
Editor : Azis Manansang