Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Warga Popayato Kritis Usai Dilaporkan PT IGL, Diduga Takut Dijemput Polisi Kasus Demo Plasma

Azis Manansang • Selasa, 26 Mei 2026 | 14:44 WIB

 

TL diketahui merupakan salah satu dari sebelas warga yang dilaporkan ke polisi terkait aksi demonstrasi menuntut hak plasma yang berujung perusakan pos jaga perusahaan.(F:Ist)
TL diketahui merupakan salah satu dari sebelas warga yang dilaporkan ke polisi terkait aksi demonstrasi menuntut hak plasma yang berujung perusakan pos jaga perusahaan.(F:Ist)

Gorontalopost, POPAYATO – Konflik antara warga petani plasma dan PT Inti Global Laksana (IGL) di Popayato kembali memanas. 

Seorang perempuan berinisial TL, warga Desa Milangodaa, Kecamatan Popayato Timur, ditemukan dalam kondisi kritis diduga setelah menenggak racun tikus.

TL diketahui merupakan salah satu dari sebelas warga yang dilaporkan ke polisi terkait aksi demonstrasi menuntut hak plasma yang berujung perusakan pos jaga perusahaan. 

Informasi yang beredar menyebutkan korban diduga mengalami tekanan psikologis karena takut menghadapi proses hukum.

Salah seorang warga yang juga ikut dilaporkan, Fadli Salam, mengatakan TL termasuk dalam daftar warga yang disebut akan dijemput aparat kepolisian. 

Saat ini, korban tengah menjalani perawatan intensif di puskesmas setempat.

“Dia juga masuk dalam laporan polisi. Ada beberapa yang sudah ditahan dan sebagian lainnya dikabarkan akan dijemput, termasuk TL,” ujar Fadli.

Kasus ini mendapat perhatian serius masyarakat setempat. Warga meminta pemerintah daerah

dan DPRD tidak tinggal diam melihat persoalan yang menimpa petani plasma Popayato. 

Mereka berharap ada langkah penyelesaian yang adil agar konflik berkepanjangan antara masyarakat dan perusahaan tidak terus memakan korban.(Mg-08).

Editor : Azis Manansang
#Plasma Sawit #popayato #pohuwato gorontalo #konflik #DEMO