Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Gorontalo Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Empat Bulan Seleksi Ketat, 41 Pejabat Baru Resmi Isi Posisi Strategis di Pohuwato

Azis Manansang • Jumat, 19 Juni 2026 | 09:42 WIB

 

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, di Ruang Rapat Gunung Pani, Kantor Bupati Pohuwato.(F:Prokopim)
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, di Ruang Rapat Gunung Pani, Kantor Bupati Pohuwato.(F:Prokopim)

Gorontalopost, MARISA – Setelah melalui proses seleksi dan evaluasi selama empat 
bulan, 

Pemerintah Kabupaten Pohuwato akhirnya menetapkan 41 pejabat baru untuk mengisi sejumlah posisi strategis di lingkungan pemerintahan daerah.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, di Ruang Rapat Gunung Pani, Kantor Bupati Pohuwato, Rabu (17/6/2026).

Pejabat yang dilantik terdiri dari pejabat Administrator, Pengawas, Kepala UPTD 
Puskesmas se-Kabupaten Pohuwato, hingga Pejabat Fungsional Pengawas. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unsur pemerintahan daerah.

Bupati Saipul menjelaskan, penempatan pejabat dilakukan berdasarkan hasil kajian 
mendalam yang dilakukan BKPSDM. 

Pemerintah daerah berupaya memastikan setiap jabatan diisi oleh aparatur yang memiliki kapasitas, integritas, dan kemampuan sesuai kebutuhan organisasi.

Menurutnya, jabatan yang diberikan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan

melalui kinerja dan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan orang-orang yang diberi kepercayaan benar-benar mampu 
menjalankan tugasnya dengan baik dan profesional,” ujar Saipul.

Bupati juga memberikan perhatian khusus kepada para Kepala UPTD Puskesmas yang baru dilantik. 

Ia berharap mereka mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Lebih jauh, Saipul menegaskan bahwa rotasi dan mutasi merupakan bagian dari strategi pengembangan organisasi, bukan bentuk sanksi terhadap ASN. 

Setiap perpindahan jabatan dilakukan berdasarkan kebutuhan birokrasi dan pertimbangan profesional.

Ia pun meminta ASN yang belum mendapatkan kesempatan menduduki jabatan tertentu untuk tetap menunjukkan kinerja terbaik karena peluang selalu terbuka sesuai kebutuhan organisasi.

“Jabatan ini adalah kepercayaan. Jalankan dengan penuh dedikasi, tanggung jawab, dan integritas demi kemajuan daerah serta pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” pungkasnya.(Mg-08).

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #POHUWATO #Pelantikan Pejabat Administrator #Bupati Pohuwato #Pemkab Pohuwato