Gorontalopost, MARISA – Kabar baik datang bagi masyarakat Kecamatan Wanggarasi dan Taluditi. Setelah lama menjadi keluhan akibat kondisinya yang rusak berat, ruas jalan Wanggarasi–Taluditi
akhirnya dipastikan masuk dalam program pembangunan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan akan mulai dikerjakan pada tahun 2026.
Kepastian tersebut disampaikan langsung Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat meninjau kondisi jalan bersama Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, Selasa (4/8/2026).
Peninjauan lapangan itu juga diikuti Kepala Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo Aries Ardianto,
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pohuwato Risdiyanto Mokodompit, serta sejumlah pejabat dari pemerintah provinsi dan kabupaten.
Ruas jalan Wanggarasi–Taluditi selama ini menjadi jalur strategis yang menghubungkan Desa Bukit Harapan, Tuweya, Bohusami, dan Lembah Permai dengan Desa Malango di Kecamatan Taluditi.
Selain menjadi akses utama masyarakat menuju pusat pemerintahan kecamatan, jalan tersebut juga menjadi rute alternatif menuju wilayah Popayato dengan jarak tempuh yang lebih singkat.
Kerusakan jalan yang cukup parah selama ini tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga menyulitkan para petani mengangkut hasil panen menuju pasar.
Kondisi itu membuat perbaikan jalan menjadi salah satu kebutuhan infrastruktur yang paling dinantikan warga.
Pemerintah Provinsi Gorontalo menargetkan pekerjaan fisik dimulai pada awal September 2026 dan rampung pada November 2026.
Pembangunan akan dilakukan dengan menyesuaikan lebar badan jalan terhadap ruas beraspal di Desa Limbula agar konektivitas antarwilayah menjadi lebih baik.
Gubernur Gusnar Ismail menjelaskan proyek tersebut didanai melalui Dana Insentif Fiskal yang diperoleh Pemerintah Provinsi Gorontalo atas keberhasilan mengendalikan inflasi.
Ia menyebut pembangunan jalan diprioritaskan karena kawasan tersebut merupakan salah satu sentra produksi pertanian yang berperan penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan.
Menurutnya, peningkatan kualitas jalan akan mempercepat distribusi hasil pertanian sekaligus memperkuat program ketahanan pangan nasional.
Dengan akses yang lebih baik, biaya transportasi masyarakat diharapkan ikut berkurang dan aktivitas ekonomi menjadi lebih berkembang.
"Jalan ini dipilih karena memiliki manfaat langsung terhadap penguatan sektor pertanian.
Ketika akses distribusi semakin baik, hasil panen akan lebih mudah dipasarkan sehingga ikut mendukung pengendalian inflasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkap Gusnar.
Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan ruas jalan yang telah lama diharapkan masyarakat.
Ia mengatakan pembangunan sepanjang sekitar 1.150 meter tersebut akan menjadi penghubung penting antara Kecamatan Wanggarasi dan Taluditi.
Saipul menilai pembangunan infrastruktur ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,
terutama para petani yang selama ini menghadapi kesulitan membawa hasil panen akibat kondisi jalan yang rusak.
Dengan akses yang lebih baik, mobilitas warga akan meningkat dan roda perekonomian di kawasan tersebut diyakini akan tumbuh lebih cepat.
Baca Juga: Buka PTA SMAN 1 Limboto, Sekda Gorontalo Ajak Pramuka Kuasai AI Tanpa Tinggalkan Nilai Tri Satya
"Kami sangat mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Gorontalo. Kehadiran jalan yang lebih baik akan menjadi dorongan besar bagi aktivitas masyarakat,
khususnya sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi di wilayah ini.
Semoga pembangunan ini membawa manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan warga Pohuwato," tutup Saipul.(Mg-08).
Editor : Azis Manansang