Gorontalopost, LEMITO – Tinggal selangkah lagi. Dari seluruh cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kabupaten Pohuwato, hanya satu wilayah yang kini belum menuntaskan Konferensi Kerja Cabang (KonkerCab), yakni Cabang Randangan.
Kondisi itu menjadi gambaran bahwa konsolidasi organisasi PGRI Pohuwato mulai memasuki tahap akhir.
Sebelumnya, delapan cabang telah menyelesaikan KonkerCab, kemudian disusul Cabang Lemito dan Paguat yang menggelar agenda serupa pada Rabu (30/9/2026).
Baca Juga: PAD Bone Bolango Jadi Perhatian, Kejari Siapkan Jaksa Pengacara Negara Bantu Kejar Tunggakan Pajak
Di Lemito, agenda KonkerCab dibuka oleh Camat Lemito dan ditutup oleh Ketua PGRI Kabupaten Pohuwato.
Sedangkan di Paguat, pembukaan dilakukan Camat Paguat dan penutupan dipimpin Ketua II PGRI Pohuwato, Husain Maaruf, M.Pd., bersama Korwil Paguat Faisal Adult, S.Pd., M.Pd.
Bagi PGRI Pohuwato, rangkaian KonkerCab tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyusunan agenda organisasi di masing-masing kecamatan.
Konsolidasi ini juga diarahkan untuk memperkuat peran PGRI dalam memperjuangkan kepentingan guru serta menjaga profesionalitas tenaga pendidik di daerah.
Ketua II PGRI Pohuwato, Husain Maaruf, menegaskan bahwa organisasi yang solid harus dibangun dari tingkat paling bawah.
Karena itu, konsolidasi cabang menjadi bagian penting agar koordinasi dan pelaksanaan program PGRI dapat berjalan lebih terarah di setiap kecamatan.
Setelah Lemito dan Paguat, giliran Cabang Dengilo dan Marisa yang dijadwalkan menggelar KonkerCab pada 1 hingga 2 Oktober 2026.
Baca Juga: Sebanyak 41 Alsintan Disalurkan ke Petani Gorontalo, Sofyan Puhi Minta Jangan Hanya Disimpan
Sementara Cabang Randangan masih menyelesaikan berbagai persiapan sebelum melaksanakan agenda organisasi tersebut.
Ketua PGRI Kabupaten Pohuwato, Coleng Tandjomada, memasang target seluruh rangkaian KonkerCab sudah selesai sebelum minggu kedua Oktober 2026.
Target itu dinilai penting karena PGRI Pohuwato kemudian akan memasuki persiapan agenda besar organisasi pada November.
“Tidak ingin terlalu lama berada pada tahap konsolidasi. Kami berharap seluruh cabang sudah menyelesaikan KonkerCab sebelum minggu kedua Oktober sehingga persiapan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional pada 25 November bisa segera dimaksimalkan,” ujar Coleng.
Menurutnya, tuntasnya KonkerCab di seluruh kecamatan akan membuat koordinasi organisasi menjadi lebih tertata. Dengan demikian, PGRI Pohuwato dapat menghadapi agenda pendidikan dan organisasi guru dengan struktur yang semakin solid.
Kini, perhatian organisasi tinggal diarahkan pada penyelesaian KonkerCab di Randangan. Setelah seluruh cabang rampung, PGRI Pohuwato akan memasuki babak berikutnya:
memperkuat konsolidasi sekaligus menyiapkan peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional 25 November 2026.(Mg-08).
Editor : Azis Manansang