Hari Raya Idul Adha 2020 Terakhir Pemerintahan Syah
Administrator• Senin, 3 Agustus 2020 | 10:58 WIB
TERAKHIR: Bupati Syarif Mbuinga bersama Wabup Amin Haras dan Forkopimda serta Penjabat Sekda Iskandar Datau dan sejumlah OPD turun dari rumah jabatan bupati menuju masjid Agung Baiturrahim Pohuwato.GORONTALOPOST.CO.ID - Pelaksanaan salat Idul Adha tahun ini merupakan yang terakhir bagi Bupati Syarif Mbuinga dan Wakil Bupati Amin Haras. Pasalnya, bupati dan wabup dua periode ini akan mengakhiri masa jabatan pada Februari 2021. Sementara itu Bupati Syarif Mbuinga dan Wabup Amin Haras tetap melaksanakan salat Idul Adha berjemaah di Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato. Diawali dari proses dua lo lipu dan tonggeyamo di rumah jabatan bupati. Pada malam tonggeyamo penetapan 10 Dzulhijah tersebut telah ditetapkan petugas salat idul adha diantaranya Khatib Drs. KH Fahri Djafar dan Imam Wisno Pakaya yang merupakan imam masjid Agung Baiturrahim Pohuwato. Pada kesempatan itu Bupati Syarif menyerahkan naskah khutbah kepada khatib KH. Fahri Djafar. Kemudian Bupati Syarif Mbuinga bersama Wabup Amin Haras dan Forkopimda serta Penjabat Sekda Iskandar Datau dan sejumlah OPD turun dari rumah jabatan bupati menuju masjid Agung Baiturrahim Pohuwato untuk melaksanakan salat Idul Adha berjemaah. Pelaksanaan salat Idul Adha tahun ini jauh berbeda dengan tahun-tahun kemarin.Disamping menjaga jarak dan menggunakan masker, Jemaah tidak ada yang bersalaman. Pun demikian dengan khatib yang selesai membawakan khutbah tidak menyalami Jemaah. “Karena kondisi masih seperti ini akibat pandemi Covid-19. khususnya”,ucap Mbuinga.Selaku pemerintah daerah, Bupati Syarif memohonkan maaf kepada seluruh umat muslim karena belum bisa berjabatan tangan. Akan tetapi hal ini bukannlah sebuah hambatan untuk saling silaturrahmi, karena yang tidak bisa kita lakukan adalah jabatan tangan untuk menghindari dan memutus mata rantai penyebaran virus corona. “Mewakili pemerintah daerah, keluarga dan pribadi saya mengucapkan selamat hari raya idul adha, minal aidin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin. Kepada seluruh masyarakat pohuwato melalui momentum ini saya memohonkan maaf apabila ada yang salah dan khilaf selama saya dan pak wabup menjalankan pemerintahan di pohuwato selama dua periode”ungkap bupati.Adapun jumlah hewan kurban yang disembelih di pohuwato sebanyak 558 ekor yang terdiri dari 527 ekor sapi dan 31 ekor kambing.(tr-08) Editor : Administrator