Gorontalopost, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo resmi menetapkan target penurunan angka kemiskinan sebesar 2 persen dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Namun, target tersebut menuai sorotan tajam dari Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo,
Ridwan Monoarfa.
Ridwan justru menantang Gubernur Gusnar Ismail agar menaikkan target tersebut secara signifikan menjadi lima digit, bahkan menempatkan Gorontalo sebagai salah satu provinsi dengan tingkat kesejahteraan tertinggi di Indonesia.
“Kalau dalam dua tahun saja bisa turun dua persen, kenapa lima tahun ke depan tidak bisa lebih progresif ?
Kita ingin Gorontalo tembus ke deretan lima besar provinsi termakmur,” ujar Ridwan, belum lama ini.
Politikus Partai NasDem itu menyebut optimis Gusnar dapat mencapai keberhasilan penurunan kemiskinan karena sinergi dengan program nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Beberapa program yang menurutnya sangat mendukung antara lain:
*Makanan Bergizi Gratis
*Sekolah Rakyat
*Koperasi Merah Putih
“Kalau seluruh potensi program nasional ini dimaksimalkan, Gorontalo bisa ‘gas pol’.
Akselerasi penurunan kemiskinan bukan hal mustahil,” katanya penuh keyakinan.
Ia juga menyoroti gaya kepemimpinan Gubernur Gusnar yang menurutnya cukup kolaboratif.
Hubungan baik dengan para bupati di wilayah Gorontalo dinilai menjadi modal kuat dalam memastikan koordinasi lintas daerah berjalan lancar.
“Gusnar bukan orang baru. Dia mantan gubernur yang sudah hafal medan.
Dengan pengalamannya, kami yakin target ambisius itu bukan hal yang utopis,” tambah Ridwan. (Mg-02).
Editor : Azis Manansang