Gorontalopost, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo resmi menggelar Operasi Patuh Otanaha 2025, sebuah langkah terpadu untuk menumbuhkan kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas di kalangan masyarakat.
Operasi ini diawali dengan apel gelar pasukan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, di Lapangan Polda Gorontalo, Senin (14/07/2025).
Baca Juga: Respons Cepat Pani Gold Project, Bantu Warga Desa Tuweya yang Dilanda Banjir Terbesar dalam 30 Tahun
Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga sarana edukatif untuk membangun budaya tertib lalu lintas.
“Lebih dari sekadar razia, ini adalah upaya kolektif demi keselamatan kita bersama di jalan,” ujar Gubernur Gusnar, mengajak masyarakat agar lebih sadar dan peduli terhadap aturan lalu lintas.
Operasi Patuh Otanaha akan berlangsung selama dua pekan, mulai 14 hingga 27 Juli 2025.
Operasi ini melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi, seperti Polda Gorontalo, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga unsur pemerintah daerah lainnya.
Beberapa pelanggaran yang menjadi fokus penindakan antara lain:
*Pengendara tanpa helm,
*Pelanggaran rambu lalu lintas,
*Penggunaan ponsel saat berkendara,
*Pengemudi di bawah umur,
*Pelanggaran batas kecepatan.
Baca Juga: Mustafa Yasin Klarifikasi Isu Penahanan di Arab Saudi, Saya Baik-Baik Saja di Mekkah
Sementara itu Kapolda Gorontalo, Irjen Pol R. Eko Wahyu Prasetyo, menambahkan.
Bahwa pendekatan persuasif tetap diutamakan, meski tindakan tegas tetap diberikan kepada pelanggaran yang membahayakan keselamatan.
“Kita ingin masyarakat memahami bahwa aturan dibuat untuk melindungi, bukan sekadar mengekang,” jelas Kapolda Eko.
Selain itu, Gubernur Gusnar turut mengapresiasi sinergi antar-lembaga dalam menjaga ketertiban lalu lintas selama ini.
Ia berharap, partisipasi aktif masyarakat akan menjadi kunci suksesnya Operasi Patuh Otanaha tahun ini. (Mg-04).
Editor : Azis Manansang