Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Dituding Abaikan Wagub, Ini Penjelasan Resmi Kadispora soal Medali GHM 2025

Azis Manansang • Jumat, 21 November 2025 | 15:01 WIB

 

Kadispora Danial Ibrahim .(F:Ist)
Kadispora Danial Ibrahim .(F:Ist)

 

 

 

 

Kadispora Danial Ibrahim .(F:Ist)
Kadispora Danial Ibrahim .(F:Ist)

 

 

Gorontalopost, GORONTALO - Di tengah ramai kritik terhadap desain medali Gorontalo Half Marathon (GHM) 2025, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Danial Ibrahim, akhirnya buka suara.

Nama Gubernur Gusnar Ismail yang tercetak di medali tanpa menyertakan Wakil Gubernur Idah Syahidah memicu polemik yang tak kunjung reda di masyarakat.

Baca Juga: Medali GHM 2025 Picu Gejolak, OPS Kritik Gubernur karena Abaikan Peran Wakil

Danial menegaskan bahwa penulisan nama kepala daerah pada medali, piagam, hingga sertifikat merupakan standar umum dalam kegiatan resmi pemerintah.

Ia menyebut hal tersebut bukan bentuk pengabaian terhadap Wagub, melainkan praktik administrasi yang lazim.

“Ini bukan tentang personal, tapi tentang legitimasi acara. Identitas gubernur dicantumkan sebagai representasi institusi,” jelasnya.

Menurut Danial, GHM 2025 adalah rangkaian agenda peringatan HUT ke-25 Provinsi Gorontalo.

Karena itu, penggunaan nama gubernur dianggap sesuai dengan norma penyelenggaraan event pemerintahan.

Ia menambahkan bahwa panitia tidak pernah bermaksud menciptakan pesan tersirat yang berpotensi memicu kesalahpahaman. “Kalau ada interpretasi lain, kami sangat terbuka untuk evaluasi,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa seluruh medali telah diproduksi dan siap dibagikan kepada para pelari pada 7 Desember 2025 mendatang.

Baginya, medali itu bukan sekadar penanda garis finish, tetapi simbol partisipasi masyarakat dalam perayaan hari jadi Gorontalo.

Baca Juga: Gaji PPPK Dinilai Tak Adil, Guru SLB Terdegradasi Jadi Administrasi, Ini Penjelasan Lengkap Sekdaprov

“Ini bukan soal politik, tetapi soal kebanggaan daerah,” katanya.

Danial menambahkan bahwa pihaknya menghargai setiap masukan publik.

Ia berjanji akan mempertimbangkan sensitivitas politik dan komunikasi visual dalam penyelenggaraan event selanjutnya agar tidak menimbulkan tafsir ganda.

“Setiap kritik jadi bahan perbaikan kami,” tandasnya.(Mg-01).

Editor : Azis Manansang
#Kadispora #OLAHRAGA #polemik #GHM #Gorontalo Half Marathon