Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Wagub  Pantau Suasana Kabgor Jelang Pergantian Tahun

Administrator • Senin, 4 Januari 2021 | 10:41 WIB
Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (tengah), melakukan pemantauan jelang pergantian tahun di kawasan Telaga Park, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Kamis (31/12/2020). (Foto : Haris – Humas)
Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (tengah), melakukan pemantauan jelang pergantian tahun di kawasan Telaga Park, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Kamis (31/12/2020). (Foto : Haris – Humas)
GP.CO.ID, LIMBOTO– Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memantau suasana di Kabupaten Gorontalo jelang pergantian tahun, Kamis (31/12/2020) malam. Lokasi pertama yang dikunjungi yakni di Telaga Park tepatnya di Posko Pengamanan Natal dan Tahun Baru, Kecamatan Telaga. Suasana di perbatasan Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo yang pada perayaan malam pergantian tahun biasanya ramai dan dipadati warga, nampak sepi. Aparat keamanan juga telah memasang pembatas sebelum memasuki jembatan Telaga. Rombongan selanjutnya bergeser ke Menara Keagungan di Kecamatan Limboto. Di lokasi ini, suasana juga nampak sepi. Bahkan Menara Keagungan yang biasanya terlihat terang benderang dengan hiasan ribuan lampu, nampak gelap dan hanya beberapa buah lampu penerangan yang menyala. Juga tidak terlihat satu pun aktivitas penjual yang berjualan di sekitar taman Menara Keagungan. “Alhamdulillah dari hasil pantauan di lapangan, tidak ada keramaian dan kerumunan masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun. Atas nama pemerintah, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gorontalo yang telah mematuhi imbauan pemerintah,” kata Wagub Idris Rahim. Wagub juga mengucapkan terima kasih kepada aparat keamanan yang telah bersinergi menjaga dan mengawasi aktivitas masyarakat di malam pergantian tahun. Idris menuturkan, larangan perayaan malam pergantian tahun semata-mata bertujuan untuk melindungi seluruh masyarakat Gorontalo dari penularan Covid-19 yang dalam sepekan terakhir mengalami lonjakan yang cukup tinggi. Di mana hingga Kamis 31 Desember 2020, total kasus positif covid-19 di Gorontalo mencapai 3.840 orang, dengan rincian 403 dirawat, 103 meninggal dan 3.334 sembuh.(zis)   Editor : Administrator
#Idris Rahim #Tahun Baru #KABUPATEN GORONTALO