Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Gorontalo Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Kasus Pelecehan Seksual, Mantan Presiden RFEF Luis Rubiales Dilarang FIFA Terlibat dalam Sepak Bola

Tina Mamangkey • Selasa, 31 Oktober 2023 | 23:18 WIB
Mantan Presiden RFEF Luis Rubiales saat hadir di final Piala Dunia Wanita 2023 saat Spanyol menghadapi Inggris. Rubiales dijatuhi hukuman tiga tahun oleh FIFA. (FRANCK FIFE / AFP)
Mantan Presiden RFEF Luis Rubiales saat hadir di final Piala Dunia Wanita 2023 saat Spanyol menghadapi Inggris. Rubiales dijatuhi hukuman tiga tahun oleh FIFA. (FRANCK FIFE / AFP)

GORONTALOPOST - Mantan Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) Luis Rubiales, yang tengah menghadapi kasus dugaan pelecehan seksual di Spanyol, telah diberi sanksi larangan terlibat dalam aktivitas sepak bola selama tiga tahun oleh FIFA.

Sebelumnya, badan sepak bola dunia ini telah menjatuhkan skorsing tiga bulan kepada Rubiales setelah adanya dugaan kasus ciuman tanpa persetujuan yang dilakukannya terhadap pesepak bola wanita Spanyol, Jenni Hermoso, setelah pertandingan final Piala Dunia Wanita di Australia pada 20 Agustus.

Sebagaimana yang dilaporkan oleh Reuters pada Senin (30/10), FIFA mengumumkan, "Komite Disiplin FIFA telah memutuskan untuk melarang Luis Rubiales dari semua aktivitas yang berkaitan dengan sepak bola, baik di tingkat nasional maupun internasional, selama tiga tahun, setelah terbukti melanggar Pasal 13 Kode Disiplin FIFA."

Konsekuensi dari larangan ini adalah Rubiales tidak dapat lagi mencalonkan diri sebagai Presiden RFEF atau Majelis Umum di bawah sistem pemilihan baru yang diusulkan oleh Spanyol untuk federasi olahraga, yang diajukan bulan lalu oleh Dewan Olahraga Nasional (CSD) di negara tersebut.

Aturan CSD menyatakan bahwa siapa pun yang telah dihukum oleh badan disiplin federasi atau pengadilan olahraga, baik di tingkat nasional maupun internasional, tidak memenuhi syarat untuk mencalonkan diri.

Menanggapi sanksi ini, Rubiales melalui akun media sosialnya menyatakan niatnya untuk mengajukan banding, dengan menuduh FIFA tidak memberinya kesempatan untuk membela diri.

"Segenap upaya akan saya lakukan untuk memastikan keadilan dijalankan dan kebenaran terungkap," katanya.

Sementara itu, pengacara Rubiales menolak memberikan pernyataan terkait keputusan FIFA.

Saat ini, Rubiales juga sedang menjalani penyelidikan oleh Mahkamah Agung Spanyol terkait dugaan pelecehan seksual dan pemaksaan, setelah laporan yang diajukan oleh Hermoso.

Pada bulan September, Rubiales mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) dan juga dari jabatan Wakil Presiden Badan Sepak Bola Eropa (UEFA).

Rubiales, yang bersikeras bahwa ciuman tersebut terjadi secara sukarela, menyatakan bahwa dia tidak ingin sepak bola Spanyol terkena dampak dari "kampanye yang tidak proporsional" terhadap dirinya. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#rfef #FIFA #Jenni Hermoso #luis rubiales