Gorontalopost, JAKARTA — Lolos sebagai juara Grup A, Timnas Indonesia U-23 kini tinggal menunggu siapa lawan mereka di semifinal Piala AFF U-23 2025.
Pertanyaannya tinggal satu: Thailand atau Vietnam?
Duel panas itu diprediksi akan tersaji di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat, 25 Juli 2025 pukul 20.00 WIB.
Baca Juga: Gubernur Gorontalo Lepas 174 Kontingen Kormi untuk Fornas VIII di NTB
Ribuan suporter diperkirakan akan memenuhi stadion, menyemangati Garuda Muda yang tengah memburu prestasi besar.
Anak asuh Gerald Vanenburg tampil meyakinkan sepanjang fase grup, mengoleksi 7 poin dari dua kemenangan dan satu hasil imbang.
Jens Raven dan kawan-kawan menutup penyisihan dengan percaya diri tinggi.
Namun kini sorotan tertuju pada dua raksasa Asia Tenggara: Thailand dan Vietnam, yang sama-sama tampil dominan di grup mereka masing-masing.
Thailand hanya perlu hasil imbang lawan Myanmar untuk mengunci posisi teratas di Grup C.
Di sisi lain, Vietnam berpeluang besar memuncaki Grup B kecuali jika mereka secara mengejutkan kalah dari Kamboja sesuatu yang dipandang sulit terjadi.
Jika Thailand tetap di puncak klasemen dan Vietnam memuncaki grupnya juga, maka Indonesia berpeluang menghadapi Thailand di semifinal.
Namun bila Vietnam turun ke posisi runner-up (misalnya kalah tipis dari Kamboja), maka Indonesia bisa saja bertemu Vietnam lebih awal.
Terlepas dari skenario tersebut, satu hal yang pasti, Garuda Muda siap menghadapi siapa pun.
Baca Juga: Kapten KM Barcelona Jadi Tersangka, Polda Sulut Periksa 13 ABK Usai Tragedi Kebakaran Talis
“Saya pribadi tidak terlalu peduli siapa lawannya, entah Vietnam atau Thailand,” ujar striker Jens Raven.
“Kalau ingin jadi juara, kita harus bisa kalahkan siapa saja. Dan saya percaya, kami mampu melakukannya,” tegasnya penuh semangat.
Pernyataan itu mencerminkan mental baja yang mulai tumbuh dalam skuad muda Indonesia tidak memilih-milih lawan, hanya fokus pada kemenangan dan target juara.
Pelatih Gerald Vanenburg tentu tak tinggal diam. Ia bersama staf pelatih tengah mempersiapkan skema taktik dan strategi, menghadapi segala kemungkinan dari dua lawan kuat tersebut.
Thailand dikenal sebagai rival abadi Timnas di level Asia Tenggara, sementara Vietnam dalam beberapa tahun terakhir menjelma menjadi kekuatan baru yang sulit ditaklukkan.
Meski Kamboja dan Myanmar masih punya kans matematis untuk membuat kejutan, kecil kemungkinan mereka bisa menggagalkan skenario big match Indonesia vs Thailand/Vietnam.
Laga semifinal nanti bukan hanya soal tiket final, tapi panggung pembuktian bahwa generasi muda Indonesia layak diperhitungkan di level regional.
Apapun lawannya, Garuda Muda harus turun ke lapangan dengan keyakinan penuh dan tekad tak tergoyahkan.
Semifinal ini adalah momen besar bukan hanya bagi Timnas U-23, tapi juga untuk masa depan sepak bola Indonesia.(jp).
Editor : Azis Manansang