Gorontalopost, BERLIN – Kegagalan mengejutkan Timnas Jerman di ajang Piala Dunia 2026 mulai memunculkan efek domino di internal federasi sepak bola negara tersebut.
Setelah tersingkir secara prematur di babak 32 besar usai dikalahkan Paraguay, posisi pelatih Julian Nagelsmann kini dikabarkan berada di ujung tanduk.
Rumor pemecatan pelatih berusia 38 tahun itu semakin menguat setelah Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) membatalkan agenda konferensi pers yang sebelumnya dijadwalkan pada 30 Juni.
Baca Juga: Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi, Ini Produk yang Mengalami Penyesuaian
Tak lama setelah kekalahan tersebut, skuad Jerman juga langsung meninggalkan lokasi turnamen dan kembali ke tanah air untuk menjalani masa liburan musim panas.
Media Jerman melaporkan bahwa DFB tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim nasional.
Sejumlah petinggi federasi, termasuk Bernd Neuendorf, Andreas Rettig, Rudi Voller, serta Julian Nagelsmann
disebut telah melakukan pembicaraan terkait masa depan tim pasca kegagalan di turnamen terbesar dunia tersebut.
Di tengah ketidakpastian itu, nama Jurgen Klopp mulai ramai disebut sebagai sosok yang berpotensi mengambil alih kursi pelatih Timnas Jerman.
Baca Juga: Wacana Pilkada Lewat DPRD Batal, MK Tegaskan Sistem Pemilihan Langsung Tetap Berlaku
Laporan Sky Sport menyebut Klopp siap mempertimbangkan tawaran tersebut apabila DFB benar-benar menghubunginya untuk memimpin proses pembangunan kembali skuad Der Panzer.
Meski belum memberikan jawaban tegas, Klopp mengakui dirinya mengetahui rumor yang berkembang. Dalam wawancara dengan MagentaTV, ia mengatakan,
"Saya belum memikirkan hal itu. Saya mengerti bahwa nama saya disebut-sebut. Tetapi ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakannya," ucapnya.
Pernyataan tersebut semakin memanaskan spekulasi mengenai kemungkinan reuni Klopp dengan sepak bola Jerman dalam peran yang jauh lebih besar.(Mg-01).
Editor : Azis Manansang