Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Gorontalo Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Kisah Dongeng Cabo Verde di Piala Dunia 2026, Negara Lebih Kecil dari Makassar yang Guncang Dunia

Azis Manansang • Sabtu, 4 Juli 2026 | 19:52 WIB
Tanjung Verde atau Cabo Verde merupakan negara kepulauan yang berada di Samudra Atlantik, sekitar 600 kilometer dari pesisir Senegal.(F:Istimewa)
Tanjung Verde atau Cabo Verde merupakan negara kepulauan yang berada di Samudra Atlantik, sekitar 600 kilometer dari pesisir Senegal.(F:Istimewa)

Gorontalopost, NEWYORK – Di tengah dominasi negara-negara sepak bola besar, sebuah kisah inspiratif  lahir dari Tanjung Verde pada Piala Dunia 2026. 

Negara kepulauan berpenduduk sekitar 500 ribu jiwa itu sukses mencuri sorotan dunia lewat penampilan yang melampaui ekspektasi.

Baca Juga: Terduga Pencuri Yamaha NMAX Dibekuk URC Polda Gorontalo, Motor Korban Berhasil Diamankan

Tidak banyak yang menjagokan Tanjung Verde sebelum turnamen dimulai. Namun tim asal  Afrika Barat tersebut

membuktikan bahwa sepak bola tidak selalu ditentukan oleh besar  kecilnya sebuah negara.

Mereka mengawali petualangan dengan hasil yang langsung membuat publik terkejut. 

Spanyol, salah satu favorit juara, gagal mencetak gol dan harus puas bermain imbang 0-0.

Kejutan berlanjut saat Uruguay mencoba menghentikan laju mereka. Tanjung Verde 
kembali menunjukkan kualitasnya dengan meraih hasil seri 2-2 melalui gol Kevin Pinda dan Helio Varela.

Saat menghadapi Arab Saudi pada pertandingan terakhir Grup H, Tanjung Verde kembali  memperlihatkan konsistensinya.

Hasil imbang yang diraih cukup untuk mengunci satu tempat di babak 32 besar tanpa pernah menelan kekalahan.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi negara kecil yang selama ini  jarang diperhitungkan di panggung sepak bola dunia.

Tantangan berat menanti ketika mereka harus menghadapi Argentina, sang juara bertahan. 

Di atas kertas, pertandingan tampak timpang. Namun Tanjung Verde kembali menampilkan  karakter pantang menyerah.

Baca Juga: Daftar Tim Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026, Portugal Tantang Spanyol, Argentina Jumpa Mesir

Lionel Messi dan rekan-rekannya dibuat bekerja ekstra keras. Argentina baru mampu  memastikan kemenangan setelah pertandingan berlangsung hingga babak tambahan waktu.

Skor 3-2 memang mengakhiri perjalanan Tanjung Verde. Namun cara mereka bertarung  membuat banyak pengamat dan pecinta sepak bola memberikan apresiasi tinggi.

Dari Atlantik Menuju Panggung Dunia

Tanjung Verde atau Cabo Verde merupakan negara kepulauan yang berada di Samudra  Atlantik, sekitar 600 kilometer dari pesisir Senegal.

Wilayahnya terdiri dari 10 pulau dengan sembilan pulau berpenghuni. Negara tersebut memperoleh kemerdekaan dari Portugal pada tahun 1975.

Dengan populasi hanya sekitar 500 ribu jiwa, Tanjung Verde bahkan memiliki jumlah 
penduduk yang lebih sedikit dibandingkan Kota Makassar.

Fakta itu membuat pencapaian mereka di Piala Dunia 2026 terasa semakin istimewa. 
Tanjung Verde tercatat sebagai negara dengan populasi paling kecil yang pernah 
menembus fase gugur Piala Dunia.

Kesuksesan tersebut tidak lepas dari kualitas pemain yang banyak berkarier di klub-klub  Eropa. 

Pengalaman tampil di kompetisi elite menjadi modal penting yang membantu 
mereka bersaing melawan tim-tim terbaik dunia.

Meski langkah mereka terhenti, Tanjung Verde telah meninggalkan warisan berharga di  Piala Dunia 2026. 

Mereka membuktikan bahwa keberanian, disiplin, dan kerja keras 
mampu membuat negara kecil berdiri sejajar dengan para raksasa sepak bola dunia.(FJ/*)

Editor : Azis Manansang
#Argentina #FIFA #Sepak Bola #makasar #Piala Dunia 2026