Gorontalopost, LIMBOTO — Ratusan pelajar yang turun dalam Kejuaraan Antar Pelajar Tingkat Provinsi Gorontalo 2026 menjadi bagian dari momentum penting bagi perkembangan taekwondo di Kabupaten Gorontalo.
Di tengah ajang yang mempertemukan pelajar dari jenjang SD, SMP, dan SMA itu, Sugondo Makmur resmi menakhodai Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Gorontalo.
Baca Juga: Lindungi Keluarga dari Malaria, Maryam Sofyan Puhi Tekankan Kebersihan Lingkungan
Tak ingin sekadar menjalankan roda organisasi, Sugondo langsung membawa gagasan pembinaan bertajuk “Senang Ber-Taekwondo” (ST).
Program tersebut diarahkan untuk membuat taekwondo semakin akrab di lingkungan sekolah.
Sasaran utamanya adalah pelajar yang dinilai memiliki potensi untuk dibina sejak dini menjadi atlet sekaligus generasi muda yang memiliki karakter kuat.
Sugondo mengatakan, olahraga taekwondo memiliki ruang yang besar untuk berkontribusi dalam pembentukan generasi muda Kabupaten Gorontalo.
Karena itu, pembinaan harus dimulai dari lingkungan pendidikan dan dilakukan secara berkelanjutan.
“Taekwondo bukan hanya soal bertanding dan mengejar medali. Kami ingin olahraga ini ikut membentuk karakter anak-anak sekaligus membuka peluang bagi mereka untuk berprestasi,” ungkapnya.
Sugondo, yang juga merupakan Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, menjelaskan bahwa ST akan menjadi bagian dari upaya memperluas pembinaan taekwondo di daerah.
Nama program itu sendiri terinspirasi dari nama Bupati Gorontalo Sofyan Tony dan disebut sebagai simbol dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan cabang olahraga tersebut.
Baca Juga: Puluhan Tahun Menunggu, Jalan Pinogu Kini Didorong Masuk Tahap Pembangunan 2027
Namun, pembinaan atlet tidak hanya berhenti pada peningkatan jumlah peserta. Sugondo juga menyoroti kebutuhan sarana dan prasarana sebagai salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas atlet.
Ia menegaskan, atlet membutuhkan fasilitas latihan dan perlengkapan yang memadai agar proses pembinaan dapat berjalan optimal, terutama ketika mereka dipersiapkan menghadapi berbagai kompetisi.
“Kami ingin atlet memiliki dukungan fasilitas yang cukup, sehingga proses latihan dan persiapan menuju kompetisi bisa berlangsung dengan lebih baik,” tutur Sugondo.
Ke depan, Sugondo berharap TI Kabupaten Gorontalo dapat memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah.
Dukungan lintas sektor dinilai akan menjadi bagian penting dalam menciptakan pola pembinaan atlet muda yang lebih terarah sekaligus memperkuat prestasi olahraga daerah.
Ketua Pengprov TI Gorontalo, Irwan Mamesah, turut memberikan dukungan terhadap kepengurusan baru tersebut.
Ia berharap kepemimpinan Sugondo mampu membawa taekwondo Kabupaten Gorontalo semakin berkembang dan melahirkan atlet-atlet potensial.
Pelantikan Sugondo sendiri digelar bersamaan dengan pembukaan Kejuaraan Antar Pelajar Tingkat Provinsi Gorontalo jenjang SD, SMP, dan SMA tahun 2026.
Ratusan pelajar dari berbagai sekolah ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut, sekaligus menjadi bagian dari geliat pembinaan taekwondo di kalangan generasi muda Gorontalo.(Mg-04).
Editor : Azis Manansang