Gorontalopost, TONDANO – Kasat Reskrim Polres Minahasa AKP Edi Susanto mengonfirmasi insiden tragis yang menewaskan seorang sopir taksi asal Gorontalo akibat ditikam oleh penumpangnya di Desa Wulauan, Kecamatan Tondano Utara.
Hingga kini, pelaku masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
Baca Juga: Kesaksian Rekan Sopir Rental Gorontalo yang Tewas Ditikam Penumpang di Tondano
"Iya, benar peristiwa penikaman di Desa Wulauan Tondano Utara," ujar AKP Edi, Senin (3/2/2025). Korban, berinisial AW, ditemukan meninggal dunia di dalam mobilnya dengan luka tikaman di bagian dada.
Berdasarkan informasi, peristiwa ini bermula dari cekcok antara korban dan pelaku. Pelaku, yang menumpang travel rute Gorontalo-Manado-Bitung, menolak membayar ongkos perjalanan saat tiba di tempat tujuan.
Perselisihan tersebut memuncak ketika pelaku mengeluarkan senjata tajam dan menikam korban hingga tewas di lokasi kejadian.
Baca Juga: Sopir Taksi Gorontalo Tewas Ditikam Penumpang di Sulawesi Utara
Saat ini, Polres Minahasa tengah berupaya mengejar pelaku yang masih buron. "Kita sementara lakukan penyelidikan untuk memburu pelaku," tegas AKP Edi.
Proses investigasi di lapangan terus dilakukan guna menangkap pelaku dan mengungkap kronologi lengkap peristiwa tersebut.
Kasus ini menimbulkan keprihatinan mendalam, terutama bagi kalangan pengemudi transportasi di Sulawesi Utara dan Gorontalo.
Kepolisian mengimbau agar para sopir travel lebih waspada terhadap potensi tindakan kriminal dari penumpang.(GPD-01/MP).
Editor : Azis Manansang