Gorontalopost, MANADO – Seorang sekuriti bank di Wajo, Sulawesi Selatan, inisial AAS (27), berubah dari petugas keamanan menjadi pelaku pencurian spektakuler.
Ia berhasil menggondol uang tunai sebesar Rp 400 juta dari tiga mesin ATM dan menggunakannya untuk liburan mewah bersama sang kekasih di Manado.
Baca Juga: Lomba Adzan Warnai Hari Bhayangkara ke-79 di Gorontalo
Aksi nekat ini bermula saat AAS mencuri kunci dari tiga mesin ATM saat petugas sedang sibuk melakukan pemeriksaan data (opname) di Jalan Teddaopu, Kecamatan Tempe, Senin pagi (23/6/2025).
Kunci tersebut ternyata menjadi senjata utama dalam menjalankan rencananya.
“Dia memanfaatkan momen ketika petugas lengah.
Begitu opname selesai, pelaku langsung mengambil kaset berisi uang dari dalam mesin ATM,” jelas Iptu Fahrul, Kasat Reskrim Polres Wajo.
Target AAS adalah tiga lokasi berbeda, salah satunya di kantor keuangan dekat Lapangan Merdeka.
Setelah aksinya sukses, ia kabur ke Manado, Sulawesi Utara, dan menginap di hotel paling elite di kota Manado bersama pacarnya.
“Informasi keberadaan pelaku kami peroleh setelah berkoordinasi dengan tim Delta Resmob Polresta Manado.
Ternyata ia bersembunyi di kawasan Sario, Manado,” lanjut Fahrul.
Penangkapan berlangsung saat AAS dan kekasihnya hendak berpindah ke lokasi baru di Jalan Flamboyan.
Tim gabungan dari Polres Wajo dan Resmob Manado langsung membekuk keduanya.
Menurut Iptu Agus Haryono, Kasi Humas Polresta Manado, pelaku kedapatan membawa tas ransel berisi uang tunai Rp 397.700.000 saat diamankan.
Baca Juga: MK Resmi Pisahkan Pemilu Nasional dan Daerah, Ini Jadwal dan Aturan Barunya
“Sebagian dana telah dipakai untuk foya-foya. Ia membeli dua unit iPhone 16.
Dan memberikan Rp 13 juta tunai kepada pacarnya, dan membeli sejumlah aksesori ponsel,” ujar Agus.
Kini, AAS harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dari hotel berbintang ke balik jeruji besi—liburan mewahnya pun berakhir tragis. (MPc).
Editor : Azis Manansang