Subuh Mencekam di Sulut Gempa 7,6 Picu Alarm Tsunami, BMKG Minta Warga Tetap Siaga

Azis Manansang • Dipublikasikan Jumat, 3 April 2026 | 02:09 WIB

 

Pasien dan perawat sejumlah Rumah sakit berhamburan keluar saat terjadinya gempa magnitudo 
7,6 terletak di laut dengan jarak sekitar 129 kilometer dari Bitung, pada kedalaman 62 kilometer.(F:Ist)
Pasien dan perawat sejumlah Rumah sakit berhamburan keluar saat terjadinya gempa magnitudo 7,6 terletak di laut dengan jarak sekitar 129 kilometer dari Bitung, pada kedalaman 62 kilometer.(F:Ist)

Gorontalopost, MANADO – Pagi yang seharusnya tenang berubah mencekam di Sulawesi Utara. 

Gempa bumi berkekuatan besar mengguncang wilayah perairan tenggara Bitung dan langsung memicu peringatan tsunami.

Data dari BMKG menyebutkan gempa terjadi pada pukul 05.48 WIB dengan magnitudo  7,6, menjadikannya salah satu gempa kuat yang terjadi di wilayah tersebut.

Pusat gempa terletak di laut dengan jarak sekitar 129 kilometer dari Bitung, pada 
kedalaman 62 kilometer.

Kondisi ini membuat potensi dampak ke wilayah pesisir menjadi perhatian serius.

Tak lama setelah gempa terjadi, sistem peringatan dini langsung diaktifkan. BMKG 
meminta masyarakat

dan pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan tsunami.

Getaran gempa dirasakan hingga berbagai wilayah, termasuk Manado dan sejumlah daerah  kepulauan di sekitarnya.

Sejumlah warga mengaku merasakan guncangan cukup kuat yang berlangsung beberapa detik, terutama di kawasan pesisir.

BMKG menegaskan agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi  yang belum jelas sumbernya, terutama yang beredar di media sosial.

Warga pesisir diminta untuk terus mengikuti informasi resmi dan bersiap melakukan 
langkah evakuasi jika diperlukan.

Situasi ini menjadi pengingat penting akan potensi bencana alam di wilayah Indonesia  yang berada di jalur cincin api.

Hingga kini, pemantauan terus dilakukan untuk memastikan kondisi tetap aman dan 
terkendali.(Mpo)

Editor : Azis Manansang
Bitung Sulut tsunami BMKG Gempa